CILACAP – Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji endus adanya pejabat teras yang selingkuh. Dia mengaku kalau sudah mendengar desas-desus masalah tersebut.
Kabar pejabat teras yang selingkuh itu, semula hanya menjadi konsumsi kalangan terbatas. Namun kabar ini meluas sejak pekan ke 2 September 2022. Beberapa pihak menyebut pejabat tersebut menjadi kepala salah satu dinas.
Beredar dugaan pejabat yang selingkuh tersebut berinisial B dan merupakan eselon II di Cilacap. B memiliki wanita idaman lain, selain istrinya yang sah. Hubungan perselingkuhan tersebut membuahkan seorang anak dan sudah lahir pada Agustus 2022.
Kabar lain menyebutkan, pejabat itu baru 2 bulan duduk di dinas tersebut usai dilantik bupati. Ini berarti B mengikuti prosesi pelantikan pada 15 Juli 2022. Saat itu bupati lantik 5 orang pejabat teras di pendopo kabupaten.
Para pejabat itu dilantik untuk menduduki posisi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata, DPUPR, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, serta DPMPTSP.
Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan belum ada laporan resmi yang masuk ke meja kerjanya. Dan sejauh ini, belum ada kabar resmi dari instansi terkait atau dari masyarakat.
“Belum ada laporan. Saya engga tahu karena belum ada laporan,” katanya.
Hanya saja Tatto sudah mendengar desas-desus tersebut. Tentu saja, kabar yang masuk ke pendopo masih bersifat informal.
“Grengsang-grengseng (desas-desus) iya. Tapi ya saya diem saja karena belum tahu,” katanya.
Bupati berjanji akan segera memanggil pejabat tersebut jika memang sudah ada laporan resmi. Nantinya, pejabat tersebut dimintai keterangan terkait isu perselingkuhan itu.
“Kalau nanti saya tau akan saya udang yang bersangkutan. Kan belum ada laporan,” tegasnya. (*)
