News  

Bus Mikro Terbakar Gegerkan Warga

Bus mikro jurusan Karangpucung-Majenang, terbakar akibat kongslet, Selasa (2/5/2023) pagi. Petugas pastikan tidak ada korban jiwa. (doc)

CILACAP – Bus mikro yang beroperasi dengan jurusan Karangpucung-Majenang, Selasa (2/5/2023) pagi terbakar. Kejadian ini sontak mengundang perhatian luas masyarakat karena lokasi bus terbakar ini berada di jalur padat. Tepatnya sebelah barat RSUD Majenang.

Informasi menyebutkan, bus ini sebelumnya keluar dari Terminal Pasar Majenang, Selasa pagi. Bus ini sempat berputar ke arah barat menuju jalan utama di sana. Saat keluar dari terminal ini, salah satu penumpang sempat melihat ada percikan api. Namun penumpang ini mengira api berasal dari knalpot hingga membiarkannya saja.

Setiba di Jalan Dokter Soetomo, tiba-tiba bus mengeluarkan api besar. Api ini terlihat oleh pengemudi bus dari spion sisi kanan. Dia lalu menghentikan bus yang mulai terbakar tersebut. Tidak lama kemudian, kobaran api kian membesar dan melahap seluruh bagian bus.

Beruntung, sopir maupun penumpang sudah langsung turun dari bus sebelum api membesar. Mereka selamat dan meminta pertolongan warga untuk segera menghubungi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Majenang.

4 petugas Pos Damkar Majenang, bergegas ke lokasi usai mendapati laporan tersebut. Mereka membawa seluruh peralatan yang ada, lengkap dengan APAR agar bisa dengan cepat memadamkan api.

Kepala Pos Damkar Majenang, Sartono mengatakan, sopir dan warga sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Tapi langkah ini justru membuat kobaran api bertambah besar hingga bus ini terus terbakar hebat.

“Saat kita tiba di lokasi, warga sedang melakukan upaya pemadaman,” katanya.

Dia menambahkan, upaya pemadaman oleh petugas menghabiskan hampir seluruh air di tanki mobil Damkar. Petugas juga menghabiskan 6 tabung APAR.

Menurutnya, sumber api berasal dari percikan di dekat tanki bahan bakar bus. Percikan ini langsung menyambar tanki hingga bus terbakar ludes.

“Penyebab karena konslet dan menimbulkan percikan api,” tegasnya. (*)

Exit mobile version