CILACAP – Cibeunying, salah satu desa di Kecamatan Majenang, Cilacap jadi desa yang gelar CFD atau Car Free Day. Ini membuat Cibeunying menjadi satu-satunya desa di Cilacap yang gelar CFD. Karena selama ini, CFD selalu berpusat di ibu kota kabupaten atau pusat kecamatan.
Gelaran CFD tersebut berlangsung Minggu (7/8/2022) dari pagi sampai pukul 09.00. Panitia menutup jalan utama yang membelah desa tersebut dan menjadi lokasi kegiatan. Pemilik usaha kecil menjadi prioritas panitia untuk bisa memilik boot atau stand di sana.
Tak lupa, panitia mendirikan panggung utama untuk beragam pertunjukan musik, tari dan lainnya. CFD di Desa Cibeunying ini menjadi kendali BUMDes setempat.
Ketua BUMDes Cibeunying, Roedi Hartono mengatakan, pihaknya melihat ada hal besar dalam CFD. Hingga muncul ide yang lalu mendapatkan respon dari pemerintah dan lembaga desa.
“Desa dan BPD sangat antusias. Lalu kita ajak anak-anak muda di Karang Taruna untuk sama-sama gelar CFD di Desa Cibeunying,” kata Roedi.
Dia melihat, hal besar dari kegiatan ini adalah keterlibatan pengusaha kecil untuk kembali bergairah. Dan kegiatan ini setidaknya menjadi pemicu ekonomi kecil di lokal desa untuk bergerak.
Kepala Desa Cibeunying, Lili Warli melontarkan hal serupa. Menurutnya, sekarang menjadi momen untuk membangkitkan kembali ekonomi kecil di pedesaan. Karena mereka sempat menjadi korban akibat hantaman pandemi.
“Momen agar pelaku usaha kecil bisa bangkit setelah pandemi,” kata Lili.
Dia juga berharap agar kegiatan ini mampu meningkatkan pendapatan warga, terutama para pedagang kecil. Juga bisa mengangkat tradisi dan nilai lokal setempat yang sangat mungkin selama ini belum muncul.
“Tradisi, adat atau potensi bisa lebih muncul yang ini membuat pendapatan masyarakat ikut naik,” tegasnya. (*)
