News  

Dikabarkan Menghilang, Ternyata Kades Kohod Diperiksa KKP

Kades Kohod, Arsin kabarnya menghilang. Ternyata Kades Kohod ini tengah diperiksa oleh KKP. (doc)

JAKARTA – Kades Kohod yang sempat berdebat dengan Menteri ATR BPN, Nusron Wahid, ternyata diperiksa KKP. Kabar tersebut terjadi saat kabar santer kalau kades ini menghilang.

Sosok Arsin bin Sanip, Kades Kohod tiba-tiba saja menghilang setelah jadi pusat perhatian publik kala bertemua dengan Menteri ATR BPN, Nusron Wahid.

Kedatangan Nusron ke Desa Kohod, untuk melihat kondisi perairan di sana yang sudah ada sertifikat Hak Guna Bangunan ataupun Sertifikat Hak Milik. Sekaligus menjadi langkah terakhir sebelum pembatalan sertifikat tersebut.

Kepada Nusron, Arsin bersikeras kalau wilayah yang ada di sekitar pagar laut semula adalah empang. Namun kemudian hancur akibat abrasi laut pantai utara Pulau Jawa. Hanya saja, pernyataan Kades Kohod ini dimentahkan oleh Nusron.

Menurut Nusron, secara fisik empang tersebut sudah tidak ada bekasnya. Hingga lahan ini, masuk kategori tanah musnah yang secara otomatis menggugurkan seluruh hak atas beredaaan lahan tersebut.

“Karena tidak ada fisiknya maka masuk kategori tanah musnah. Otomatis hak atas apapun di situ hilang. Hak milik hilang hak guna bangunan juga hilang. Kenapa? Karena barangnya udah engga ada,” terangnya.

Pasca peninjauan ini, Kades Kohod tersebut tidak mau memberikan komentar apapun kepada media. Bahkan dia segera beranjak pergi dengan alasan hendak sholat jumat di masjid. Dan usai sholat jumat, dia kembali enggan memberikan komentar dan segera pergi bersama sejumlah orang.

Kabar terbaru, Kades Kohod ini diperiksa KKP terkait pagar laut dan keberadaan sertifikat laut di pesisir Tangerang. Pemeriksaan ini menjadi babak baru baru bagi Arsin. (*)

Exit mobile version