News  

Dokkes Polda Jateng Pastikan Korban Perundungan Membaik

Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Sumy Hastri Purwanti saat memberikan keterangan. Dia pastikan korban perundungan di Cilacap kondisnya terus membaik. (doc)

CILACAP – Dokkes Polda Jateng, pastikan kondisi korban perundungan terus membaik. Saat ini korban tengah dalam perawatan petugas medis di RS Margono, Purwokerto. Dia dirujuk sejak Kamis (28/9/2023) setelah mengeluhkan sesak nafas.

Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Sumy Hastry Purwanti menegaskan, anak korban perundungan saat ini dalam kondisi sehat.

Korban juga sudah menjalani serangkaian pemeriksaan seperti MRI dan scan torax atau tulang kepala. Hasilnya memperlihatkan tidak ada masalah pada organ dalam korban.

“Anak dalam keadaan sehat. Dan hasil dari MRI, scan torax hasilnya baik semua,” katanya usai melihat secara langsung kondisi korban di RS Margono, Sabtu (30/9/2023).

Dia berharap, perkembangan korban yang terus membaik ini akan membuatnya bisa secepatnya pulang dan berkumpul kembali bersama keluarga.

Namun dia meminta agar anak ini tetap dalam pemantauan. Baik oleh petugas Kesehatan Polresta Cilacap dan jajaran Polsek terdekat.

“Selalu dipantau kesehatannya dan perawatannya oleh Kapolsek di rumah sakit bersama Tim Kesehatan Polresta Cilacap,” kata dia.

Kabid Dokkes Polda Jateng ini menambahkan, kondisi psikis korban juga tus membaik seiring berjalannya perawatan medis. Juga adanya trauma healing yang melibatkan personil dari Polresta Cilacap.

Hasty menambahkan, kondisi para pelaku juga memperlihatkan kestabilan emosi dan psikis. Mereka terus berdoa demi kebaikan dan masa depan masing-masing. Dia berharap masa depan kedua pelaku ini tetap baik dan tidak suram.

“Ternyata merke dalam keadaan sehat. Secara psikis mereka sudah sadar kalau salah dan selalu berdoa untuk kebaikan masa depan mereka tidak suram lagi,” katanya.

Dia memastikan, petugas terus memantau perkembangan korban dan para pelaku perundungan di Cilacap. Tujuannya agar mereka bisa cepat pulih dari trauma kejadian tersebut.

“Tetap kita perhatikan. Juga bersama keluarga Kepolisian, supaya tidak trauma. Baik itu pelaku maupun korban bisa jalani hari-harinya,” tegas Kabid Dokkes Polda Jateng. (*)

Exit mobile version