JAKARTA – Ketua Umum Erick Thohir, akhirnya buka suara usai Timnas U17 kalah telak dari Korea Utara. Menurut Erick, sekarang saatnya untuk mempersiapkan tim menyongsong Piala Dunia U17 di Qatar.
Langkah gemilang Timnas U17 di penyisihan grup, terhenti di babak gugur usai kalah telak dari Korea Utara. Evandra Florasta dkk, harus tertunduk lesu usai Korea Utara menyarangkan 6 gol tanpa balas.
Menit ke 6 babak pertama, gawang Dafa sudah bobol berkat gol sontekan Choe Song Hun memanfaatkan sepak pojok. Dan tembakan voli kapten Korea Utara, Kim Yu Jin berhasil menemui sasaran dan membuat skor menjadi 2 – 0.
Babak ke dua, Korea Utara kembali menciptakan gol cepat di menit 47 melalui sontekan Ri Kyong Bong. Gol ini sudah membunuh semangat pemain Timnas U17 dan seolah-olah sudah merasa kalah. Semangat para pemain kian turun usai menghadapi gempuran dan gol-gol yang tercipta.
Seperti 2 gol yang tersarang dalam rentang waktu 2 menit saja. Skor kemudian menjadi 5 – 0 untuk Korea Utara. Penderitaan Timnas U17 berlanjut pada menit 77 usai Park Ju Won menyarangkan bola ke gawang Dafa. Skor akhir 6 – 0 untuk Korea Utara dan Timnas U17 kalah telak.
Usai laga tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tetap memberikan apresiasi bagi semua pemain dan tim official. Dia juga mengakui, Timnas U17 kalah telak dari Korea Utara.
“Langkah Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025 harus terhenti usai kalah dari Korea Utara. Ini menjadi pelajaran berharga,” katanya.
“Kita harus mengapresiasi kerja keras dari seluruh pelatih, pemain dan ofisial yang sudah bekerja keras di Piala Asia U-17 2025,” kata dia.
Para pemain ini, lanjutnya berhak mendapatkan respek dari suporter di tanah air.
“Terima kasih juga untuk seluruh suporter yang sudah memberikan semangat dan dukungan untuk Timnas U-17. Kita persiapkan Timnas U17 untuk tampil di Piala Dunia U17 2025 di Qatar November mendatang,” tegasnya. (*)
