CILACAP – Gara-gara alat elektronik berupa kipas angin, nyaris saja rumah keluarga Siswanto Surip, musnah terbakar. Hanya saja, api bisa langsung teratasi setelah datang bantuan tetangga dan warga sekitar rumah korban. Siswanto Surip merupakan warga Desa Sidaurip Kecamatan Binangun, Cilacap.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/7/2023). Tepat tengah hari, korban melihat api sudah membakar dinding kamar. Api juga terlihat mulai naik ke langit-langit di salah satu pojok rumah.
Korban menduga kuat kalau rumah ini nyaris saja terbakar akibat kipas angin yang kongslet. Percikan api dari kipas angin ini lalu menyambar ke perabot rumah lainnya.
Mendapati api yang terus berkobar, korban meminta bantuan kepada tetangga. Mereka segera berdatangan dan mengupayakan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Tidak lama kemudian, api benar-benar padam.
Namun demikian, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. Sejumlah perabot rumah tangga rusak hingga tidak bisa dipakai lagi. Salah satunya adalah satu set meja kursi.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Cilacap, Supriyadi mengatakan, tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Petugas memastikan sumber api berasal dari kipas angin yang kongslet hingga mengakibatkan rumah korban nyaris musnah terbakar.
“Penyebab kebakaran karena kipas angin yang kongslet,” kata dia.
Dia berharap agar warga lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan elektronik di dalam rumah. Mereka harus rutin memeriksa kondisi alat tersebut. Demikian juga dengan kondisi kabel yang harus tetap standar PLN. Karena kabel tidak standar, akan mudah terkelupas dan bisa menimbulkan arus pendek.
Dari sejumlah kebakaran di Cilacap, penyebabnya berasal dari arus pendek. Sebut saja kebakaran di rumah warga Desa Slarang Kecamatan Kesugihan, Cilacap pada Selasa (4/7/2023). Rumah ini juga mengalami kerusakan akibat api yang berasal dari arus pendek. (*)
