CILACAP – 3 desa di Kecamatan Kampung Laut, Cilacap masuk kategori miskin ekstrem. Ketiga desa ini adalah Panikel, Ujung Alang dan Ujung Gagak.
Kecamatan Kampung Laut menjadi satu satunya wilayah di Cilacap yang ada di luar Pulau Jawa. Kecamatan ini berada di Pulau Nusakambangan, yang terpisah oleh Segera Anakan dengan Pulau Jawa. Di sana ada 3 desa yang mayoritas penduduknya hidup sebagai nelayan.
Penentuan desa dengan kategori miskin ekstrem menggunakan beberapa indikator. Mulai dari keberadaan jamban di tiap rumah, keberadaan air bersih, ketersediaan energi listrik dan risiko stunting.
Untuk indikator ketersediaan jamban, ada 589 keluarga yang memasang fasilitas ini. Selain itu juga ada 613 keluarga yang kesulitan dalam hal sumber air bersih dan 3 keluarga belum menikmati penerangan listrik. Sedangkan jumlah anak dengna risiko stunting ada 270.
Pj Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar menjelaskan, 3 desa di Kecamatan Kampung Laut masuk kategori miskin ekstrem.
“Tiga desa itu Panikel, Ujung Alang, dan Ujung Gagak,” ujarnya di akun ig pribadi @nietzbocil.
Menurutnya, kondisi Kampung Laut memang tidak mudah. Terutama dalam hal ketersediaan air bersih. Hingga harus ada penanganan khusus.
Perumdam Tirta Wijaya sudah ada rencana menambah jaringan air bersih di Desa Ujung Gagak. Dari wilayah ini nantinya air bersih akan disalurkan ke desa lainnya.
Masalah lain adalah kesiapan ASN untuk bertugas di sana. Banyak dari ASN yang bertugas di sana segera minta pindah dengan berbagai alasan.
“Kita sudah menempatkan ASN yang berkualitas. Tapi baru satu tahun minta pindah. Pemkab Cilacap sudah mengupayakan formulasi tambahan penghasilan setara ASN. Khususnya yang di Puskesmas,” terangnya. (*)
