News  

Kronologi Penyiksaan ART Cilacap di Yogyakarta

IR, asisten rumah tangga asal Cilacap yang mengalami penyiksaan dari majikan di Yogyakarta. (doc)

CILACAP – Kronologi IR, ART Cilacap yang mengalami penyiksaan di Yogyakarta terjadi sejak dirinya mulai mengeluhkan tidak kerasan bekerja di sana. Hingga kemudian dia mengalami sejumlah tindak kekerasan dari sang majikan perempuan tiap kali melakukan kesalahan.

Kronologi penyiksaan ART Cilacap ini berawal dari keberangkatannya menuju Yogyakarta. Dia bekerja di sebuah keluarga untuk membantu urusan sehari-hari.

IR tercatat bekerja di sana sejak Januari 2022. Setelah bekerja 2 minggu korban merasa tidak betah karena majikan kerap memarahinya alias galak. Hingga dia meminta untuk pulang ke kampung halamannya di Desa Bener Kecamatan Majenang, Cilacap.

Permintaan ini mendapatkan penolakan majikan dengan dalih belum habis masa kontrak kerja. Majikan lalu meminta IR untuk mencarikan pengganti sebelum pulang. Namun karena tidak berhasil menemukan pengganti, IR tetap bertahan di sana.

Pada Maret 2022, keluarga sempat ke Yogyakarta untuk menjemput IR. Namun sekali lagi, majikan menolak permintaan ini karena belum habis masa kontrak kerja.

Dan sejak 3 minggu terakhir, korban mulai mendapatkan tindak kekerasan dari majikan. Seperti mendapatkan pemukulan, mendorong hingga dia terjatuh. Bahkan korban sempat disiram dengan air panas.

IR keluar dari rumah majikan akibat pengusiran pada 11 April 2022. Tubuhnya ada luka sementara bajunya sobek. Dia terpaksa meminta bantuan warga di sekitar Pasar Godean. Warga setempat lalu memberikan ongkos pulang ke Cilacap serta baju bekas karena bajunya sobek bekas digunting sang majikan.

Akhirnya dia bisa pulang ke rumahnya di Kecamatan Majenang pada Selasa (12/4/2022) dini hari. Selasa sore, keluarga langsung membawa IR berobat ke salah satu tenaga medis di sana.

Kepala Dinas KB, PP dan PA Drs Budi Santoso mengatakan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah untuk melindungi korban.

“Korban saat ini masih berada di rumah bersama keluarganya,” tegasnya. (*)

Exit mobile version