News  

Lagi, Jemaah Haji Cilacap Meninggal di Tanah Suci

ilustrasi

CILACAP – Satu lagi jemaah haji Cilacap meninggal di tanah suci yakni Radin (69), warga Kecamatan Cimanggu. Almarhum tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 69.

Informasi jemaah haji Cilacap yang meninggal beredar melalui pesan di WA gruop. Radin meninggal di RSAS King Salman General Hospital Madinah, Selasa (18/7/2023) sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Di bagian akhir pesan tertulis “Ketua Kloter 69 SOC”.

Kabag Kesra Setda Cilacap, M Najib membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, almarhumah sempat mendapatkan perawatan medis di salah satu klinik di Madinah. Dia mengeluhkan sakit di bagian dada dan sesak nafas.

“Dia sempat di bawa ke semacam puskesmas di Madinah lalu dirujuk ke rumah sakit,” kata Najib, Kamis (20/7/2023).

Najib menambahkan, sebelumnya almarhum sempat mengalami gangguan kesehatan saat berada di Mekkah. Namun dia kembali sehat dan meneruskan rangkaian ibadah haji. Dan saat berada di Madinah, gangguan kesehatan mulai muncul dan membuat Radin memperlihatkan penurunan kondisi fisik.

“Almarhumah sudah dimakamkan di tanah suci,” kata Najib kembali.

Sebelumnya, jemaah haji Cilacap juga ada yang meninggal di tanah suci. Yakni almarhum KH Maslahudin, Wakil Rais PCNU Cilacap. Beliau tergabung dalam Kloter 69 SOC. Pada 18 Juni 2023, beliau masih memimpin rombongan gabungan Kloter 69 SOC dan Kloter 70 SOC. Para jemaah gabungan ini menunaikan Umrah Sunnah dengan miqat di Tan’im. Baru pada Selasa (20/6/2023), salah satu ulama terpandang di Cilacap ini tutup usia pukul 19.00 waktu Arab Saudi.

1 lagi jemaah haji Cilacap meninggal sebelum saat hendak terbang, yakni Sumar. Dia meninggal dunia di asrama haji Donohudan, Solo, Rabu (14/6/2023) sekitar pukul 12.15. Almarhum tergabung dalam kloter 69 dan berasal dari Kecamatan Kawunganten. Almarhum meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD Moeardi, Solo. (*)

Exit mobile version