News  

Perampok Agen BRI Link Sangat Rapi

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto memastikan petugas masih menyelidiki perampokan agen BRI Link di Kecamatan Kedungreja, Cilacap, Senin (27/3/2023). (doc)

CILACAP – Aksi kawanan perampok yang beraksi di agen BRI Link di Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja, Cilacap, Senin (27/3/2023) terkesan sangat rapi dan cepat. Mereka dengan cepat masuk dan keluar toko kelontong dan sekaligus agen BRI tersebut milik Nasirun.

Informasi yang ada menyebutkan, pelaku ini masuk ke dalam toko dengan tetap menggenakan masker dan helm. 2 orang lalu memaksa pemilik menyerahkan uang sembari menodongkan senjata api mirip pistol. Salah satu pelaku masuk ke rumah dan mengambil CCTV serta uang yang ada di kantung kresek. Usai mendapatkan hasil, perampok bergegas ke luar dari agen BRI Link tersebut.

Namun korban yakni Nasirun berupaya melakukan perlawanan dan mendapatkan bantuan dari Gunawan. Hingga sempat terjadi pergumulan di depan toko kelontong tersebut. Nasirun dan Gunawan lalu terkapar setelah salah satu pelaku menembakan pistol. Nasirun dan Gunawan mendapatkan luka tembak di bagian kaki.

Pasca kejadian, petugas Polsek Kedungreja langsung menuju TKP. Menyusul kemudian Satuan Reserse Kriminal Polresta Cilacap juga sampai di tempat kejadian. Mereka melakukan olah TKP dan menggali informasi dari para saksi dan juga korban.

Informasi lain menyebutkan, kawanan perampok ini masuk ke agen BRI Link dan menggenakan masker untuk menutupi wajah mereka.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto memastikan, Satreskrim Polresta Cilacap terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Termasuk memastikan dan hingga menangkap perampok yang tega menembak kaki 2 korban.

“Satreskrim Polresta Cilacap sudah mendalami dan lakukan penyelidikan agar bisa mengungkap kasus ini,” kata dia.

Dia menambahkan, penyidik juga sudah turun ke lokasi guna menggali informasi secara detail. Termasuk melakukan olah TKP di lokasi agen BRI Link milik Nasirun tersebut. Hanya saja, dia belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut terkait hasil olah TKP tersebut.

“Olah TKP sudah, tapi belum bisa kita buka,” kata Kapolresta.

“Mohon doanya kepada masyarakat agar ini bisa terungkap semua,” tegasnya. (*)

Exit mobile version