Polda Metro Bongkar Laboratorium Obat Terlarang di Apartemen Jakarta Utara

Barang bukti yang diamankan Direktorar Narkoba Polda Metro Jaya. Polisi bongkar kerbadaan laboratorium obat ilegal yang memproduksi etomidate. (doc)

JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap keberadaan laboratorium obat terlarang ilegal di Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara. Pengungkapan tersebut terjadi pada Jumat (9/1/2026), sebelum laboratorium sempat memproduksi dan mengedarkan narkotika ke masyarakat.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan dua tersangka berinisial D, warga negara Indonesia, dan HW, warga negara asing asal Tiongkok. Keduanya terlibat langsung dalam produksi narkotika jenis etomidate.

Kasubdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Parikhesit menjelaskan, pengungkapan laboratorium obat terlarang ilegal ini bermula dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Pihaknya mendapati kabar pengiriman paket mencurigakan melalui jasa ekspedisi internasional. Penerima paket tersebut beralamat di Lobby Tower H Apartemen Greenbay.

“Setelah menerima informasi itu, tim melakukan pendalaman dan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan dua tersangka di lokasi,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah bahan kimia dan peralatan laboratorium obat jenis etomidate. Petugas langsung mengamankan seluruh barang bukti yang ada di lokasi. Mulai dari paket ekspedisi berisi 100 gram etomidate, bahan kimia SLS seberat 1 kilogram. Serta berbagai peralatan laboratorium seperti tabung gelas berbagai ukuran, botol laboratorium, alat pengaduk kaca dan lainnya.

“Peralatan ini dari India,” ujar Parikhesit.

Sementara itu, tersangka HW yang merupakan warga negara Tiongkok berperan sebagai peracik utama dalam proses pembuatan cairan etomidate.

Berdasarkan hasil analisis sementara, laboratorium obat terlarang ilegal tersebut mampu memproduksi hingga 30 liter cairan etomidate.

“Jika dikonversikan dengan asumsi satu cartridge vape berisi sekitar dua mililiter, laboratorium ini berpotensi menghasilkan sekitar 15.000 cartridge etomidate siap edar,” jelasnya.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah berada di Polda Metro Jaya untuk proses lebih lanjut. (*)

Exit mobile version