Prabowo Target Pembangunan IKN Selesai pada 2028

ilustrasi

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto membuat target agar pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) rampung pada 2028. Pemerintah melalui Otorita IKN terus mengebut pengerjaan infrastruktur demi memenuhi tenggat tersebut.

IKN, menjadi proyek ambisius di era Presiden Joko Widodo. Pemerintah mengundang para investor untuk terlibat dalam pembangunan IKN. Kebutuhan anggaran untuk membangun IKN di mencapai Rp 446 Triliun.

Namun saat pergantian Presiden dari Jokowi ke Prabowo, ada perubahan terkait anggaran. Apalagi, Prabowo membuat kebijakan efisiensi anggaran hingga dana pembangunan IKN menjadi seret.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan komitmen pemerintah dalam menyelesaikan proyek strategis nasional ini. Ia menyampaikan bahwa Otorita IKN kini fokus mengejar target pembangunan yang sudah ditetapkan langsung oleh Presiden Prabowo.

“Pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan IKN sesuai rencana. Kami berharap seluruh sarana dan prasarana untuk menjalankan fungsi eksekutif, legislatif, dan yudikatif dapat selesai dalam tiga tahun ke depan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Meskipun target pembangunan terus berjalan, muncul dorongan dari Partai Nasdem untuk menunda proyek IKN. Mereka menilai pembangunan harus menyesuaikan dengan kemampuan fiskal negara dan memperhatikan prioritas nasional lainnya.

Partai Nasdem juga mengkritisi lambannya proses administrasi, termasuk belum adanya Keputusan Presiden (Kepres) yang menetapkan secara resmi pengalihan kedudukan, fungsi, dan peran ibu kota negara ke wilayah IKN.

Namun demikian, Presiden Prabowo tetap mendorong percepatan proyek dan menetapkan target pembangunan IKN akan terus berlanjut hingga selesai pada 2028. (*)

Exit mobile version