Presiden Prabowo Perintahkan Pencarian Korban Longsor di Majenang untuk Dipercepat

Wamensos Agus Jabo saat bertemu dengan salah satu keluarga korban tanah longsor di RSUD Majenang. Dia menyebut, Presiden Prabowo sudah perintahkan agar pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, bisa dipercepat. (bercahayanews.com)

CILACAP – Pemerintah pusat menekankan percepatan pencarian korban longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, setelah Presiden Prabowo memberikan instruksi langsung agar operasi penyelamatan menjadi prioritas utama. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo menyampaikan hal tersebut saat menjenguk para korban yang dirawat di RSUD Majenang, Minggu (16/11/2025).

Dalam kunjungannya, Agus Jabo menyebut tim SAR gabungan masih berupaya menemukan 12 warga yang hilang hingga hari keempat operasi. Ia menjelaskan, empat korban terdiri dari dua anak dan dua dewasa, masih menjalani perawatan akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Petugas medis sudah menangani dislokasi kaki salah satu korban anak, sementara dua korban dewasa kini berada dalam kondisi stabil.

Agus menegaskan para penyintas tetap menunjukkan ketegaran meski keluarga mereka hilang. Ia mendorong semua unsur lapangan memperkuat koordinasi agar pencarian korban longsor berlangsung lebih cepat dan hasilnya segera terlihat.

Ia juga menyampaikan, Gubernur Jawa Tengah akan memimpin rapat evaluasi masa tanggap darurat dua minggu bersama Forkopimda. Rapat tersebut akan menetapkan langkah lanjutan penanganan warga terdampak, termasuk rencana pembangunan hunian sementara bagi penyintas yang kehilangan rumah.

Kementerian Sosial memastikan dukungan penuh bagi warga Majenang dengan mendirikan dapur umum, menyalurkan logistik, serta memberikan santunan senilai Rp15 juta bagi ahli waris korban meninggal dan Rp5 juta bagi korban luka.

Agus Jabo menegaskan bahwa seluruh instansi—Basarnas, BNPB, TNI-Polri, dan Kementerian PUPR—bergerak bersama untuk mempercepat operasi penyelamatan.

“Presiden memerintahkan agar pencarian korban longsor diutamakan. Karena itu, semua elemen harus bersinergi supaya penanganan korban di Majenang bisa segera tuntas,” tegasnya. (*)

Exit mobile version