News  

Rumah Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang

Rumah warga Desa Pangadegan Kecamatan Majenang, Cilacap tertimpa pohon akibat angin kencang, Senin (7/2/2022) pagi. Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. (doc)

CILACAP – Rumah warga Desa Pangandegan Kecamatan Majenang, Cilacap tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang, Senin (7/2/2022). Akibatnya, rumah ini mengalami kerusakan ringan.

Angin ini bertiup kencang sejak Senin pagi bersamaan hujan. Dan sekitar pukul 06.00, tiupan angin bertambah kencang meski hujan mulai mereda.

Hingga sekitar pukul 09.00, angin kian kencang dan membuat salah satu pohon tumbang. Pohon tumbang ini membuat kerusakan rumah yang ada di Dusun Ciakar RT 001 RW 03 dan RT 01 RW 04.

Kepala Desa Pangadegang, Toto Sugiyanto mengatakan, hanya ada 1 rumah tertimpa pohon yang mengalami kerusakan akibat angin kencang tersebut.

“Ada 1 rumah yang rusak. Kategori rusak ringan,” ujarnya.

Toto mengatakan, rumah ini rusak pada bagian atap karena tertimpa pohon tumbang. Hingga pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 500 ribu. Ini dengan menghitung kerusakan pada bagian atap berbahan asbes.

Dia memastikan, tidak ada korban atas kejadian tersebut. Pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri.

“Tidak ada korban jiwa,” katanya.

Pasca kejadian, warga setempat bersama aparat terkait langsung membersihkan pohon tumbang dari atas atap. Selain itu mereka juga memperbaiki rumah rusak itu. Selama proses perbaikan, angin masih bertiup kencang dan sempat menyulitkan warga.

Sebelumnya, BMKG sudah memperingkatkan adanya ancaman angin kencang selama 10 hari pertama Februari 2022.

Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap memperkirakan, curah hujan dalam 10 hari pertama Februari 2022 masuk kategori tinggi. Rinciannya adalah antara 151 – 200 mm per dasarian atau 10 hari.

Peringatan ini kembali muncul pada Senin (7/2/2022) pagi. BMKG meminta warga untuk berhati-hati karena angin kencang terjadi antara pukul 09.00 sampai dengan 17.30 dan disertai hujan deras dan sambaran petir. (*)

Exit mobile version