CILACAP – Luas dan ukuran Gunung Padang yang ada di Cilacap, ternyata cukup mencengangkan. Dan untuk bisa mengetahui secara pasti ukuran sebuah benda, harus dengan proses pengukuran menggunakan metode yang tepat.
Ukuran dan luas Gunung Padang di Cilacap masih menjadi misteri tersendiri. Karena sampai saat ini belum ada penelitian yang menghitung secara pasti ukuran gunung tersebut. Namun baru perkiraan berdasarkan pengamatan kasat mata secara langsung.
Keberadaan Gunung Padang di Cilacap ini memang sudah mengundang perhatian sejumlah peneliti. Pertama dari Balai Pelestarian Kepurbakalaan dan Benda Bersejarah Provinsi Jawa Tengah. Sebuah tim dari balai datang ke sana pada 2008 lalu. Menyusul kemudian tim terdiri dari peneliti dan mahasiswa Fakultas Geologi Unsoed di 2005.
Terakhir pada 2019 lalu saat, sekelompok peneliti dari Badan Arkeologi Jawa Barat juga ke sana. Namun belum ada satupun yang melakukan pengukuran secara detail terkait luas Gunung Padang yang ada di Desa Salebu Kecamatan Majenang itu.
Dari penuturan warga setempat, pernah ada peneliti dari luar negeri beberapa bulan sebelum kedatangan tim dari Jawa Barat. Peneliti ini baru sebatas memberikan perkiraan terkait luas situs yang namanya sama seperti di Jawa Barat.
Kelompok Sadar Waisata (Pokdarwis) Desa Salebu lalu mendapatkan kabar ini dari peneliti tersebut. Luas Gunung Padang Cilacap ini diperkirakan mencapai 1 KM2.
“Perkiraan sampai satu kilometer persegi , Syafaat.
Dia menambahkan, kedatangan peneliti dari luar negeri ini jauh dari perhatian warga setempat. Meski ada salah satu juru kunci yang mengantar peneliti ini ke lokasi situs. Gunung Padang di Cilacap ini berada di perbukitan dan berada di ketinggian 618 mdpl.
Di sekeliling situs, ada perbukitan dan hutan pinus milik Perhutani. Beberapa warga memanfaatkan bukit ini sebagai lokasi menanam kopi. Hingga akses ke sana harus melalui jalan setapak. Termasuk menyusuri sungai kecil yang bermuara di situs Gunung Padang. (*)
