SURABAYA – Tim SAR gabungan menemukan Lasmono (60), warga Kampung Pulo, Kecamatan Wonokromo. Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Jagir, Surabaya. Tim penyelam akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal di dasar sungai.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa tim menemukan korban pada pukul 09.36 WIB. Setelah melakukan pencarian intensif, tim penyelam berhasil menemukan korban tenggelam di sungai pada kedalaman empat meter. Lokasi penemuan tidak jauh dari titik awal kejadian. Kemudian, tim segera mengevakuasi jenazah dengan perahu karet.
Dalam operasi pencarian korban tenggelam di sungai ini, petugas mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) air. SRU pertama terdiri atas penyelam BASARNAS Surabaya dan BPBD Kota Surabaya. Mereka melakukan penyelaman langsung untuk mencari korban di dasar sungai.
Komandan operasi Kantor SAR Surabaya, Eko Aprianto, menyebut proses penyelaman sempat mengalami kendala. Air yang keruh mengurangi jarak pandang penyelam. Selain itu, arus deras di dasar sungai juga menyulitkan pencarian korban di sungai.
Sementara itu, SRU air kedua menyisir permukaan dengan menggunakan dua set perahu karet. Dengan cara ini, tim memperluas area pencarian korban di sungai.
Dalam operasi tersebut, banyak unsur SAR yang terlibat. Antara lain Kantor SAR Kelas A Surabaya, BPBD Kota Surabaya, DAMKAR, Satpol PP, TAGANA, POSSI, PMI, RAPI, aparat kecamatan dan kelurahan, serta warga sekitar. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi kuat dalam pencarian korban tenggelam di sungai.
Berdasarkan laporan warga, kronologi korban di sungai bermula saat Lasmono buang air besar di tepi sungai. Kejadian berlangsung pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Tiba-tiba, korban terpeleset lalu jatuh ke air. Seorang saksi melihatnya terhanyut hingga akhirnya tenggelam di sungai. (*)
