News  

Vaksin Anak Dosis 2 Mulai Diberikan

Petugas tengah memvaksin anak SD di salah satu lokasi di Kabupaten Cilacap. Vaksinasi bagi anak SD dosis 2 sudah mulai diberikan sejak Senin (17/1/2022). (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Vaksin bagi anak umur 6 hingga 11 tahun dosis 2, mulai diberikan. Petugas di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap mulai memberikan vaksin anak dosis 2 tersebut sejak Senin (17/1/2022).

Dan pada Selasa (18/1/2022), tenaga kesehatan kembali melalukan hal serupa di berbagai sekolah dan madrasah. Seperti di sekolah SD dan MI yang ada di wilayah barat maupun timur Kabupaten Cilacap.

Vaksinasi anak ini mulai tersebut menjadi gerakan bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap. Sasarannya adalah peserta didik yang sudah berusia 6 hingga 11 tahun. Termasuk bagi anak yang masih duduk di TK dan sudah berumur 6 tahun.

Kepala Puskesmas Majenang 2, Nunung Tri Banowati mengatakan, vaksinasi bagi anak dosis 2 tersebut sudah mulai sejak 2 hari terakhir. Mulai dari Senin dan Selasa.

“Sudah 2 hari ini,” kata dia.

Dia mengatakan, pelaksanaan kegiatan di tiap puskesmas dan kecamatan bisa berbeda. Hal ini tergantung dari penyusunan jadwal bersama yang melibatkan Polsek, Koordinator Bidang Pendidikan Wilayah Kecamatan dan juga Puskesmas.

“Pelaksanaan tergantung jadwal. Dan ketersediaan vaksin,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi mengatakan, sejak pertama kali di-launching program vaksinasi anak ini melibatkan banyak pihak. Terutama nakes dari rumah sakit pemerintah dan swasta. Demikian juga nakes dari seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Cilacap. Mereka tersebar sesuai dengan lokasi dan sasaran dengan melihat peta dan data.

“Ya, dari rumah sakit dan klinik swasta terlibat semua,” kata dia.

Sebelum pelaksanaan Dinas Kesehatan sudah melakukan pendataan terlebih dahulu dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kantor Kementerian Agama. Karena ada siswa yang belajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Data ini kemudian diolah di tingkat kecamatan dengan melibatkan Polsek dan Koramil. (*)

Exit mobile version