CILACAP – Tips mengemudi agar mobil tetap awet dan kemampuan mesin tetap handal, perlu menjadi pedoman. Terutama bagi mereka yang belum lama bisa mengemudikan kendaraan roda 4 dengan sistim transmisi manual.
Mengemudikan mobil dengan baik dan benar, bisa menjaga umur kendaraan tersebut. Karena jika membawa mobil secara ugal-ugalan, membuat mesin menjadi berat.
Bukan karena membawa beban atau kondisi medan yang memaksa mesin bekerja keras. Namun karena perilaku pengemudi yang kurang memahami apa saja yang bisa membuat mesin seperti “menjerit”.
Karena itulah, Suzuki memberikan tips mengemudi agar mobil manual tetap awet. Karena dengan tips mengemudi ini, mesin tetap adem dan tidak bekerja keras berkat pembawaan yang benar.
Setidaknya ada 3 tips mengemudi dari Suzuki agar mobil tetap awet dan mesin terjaga sepanjang waktu.
Pertama adalah memastikan gigi di posisi netral saat berhenti. Seperti berhenti di lampu merah. Mayoritas pengemudi sudah mengetahui manfaat dari tips ini. Namun sebagian orang kurang mengetahuinya. Mereka mengira, berhenti dan gigi dalam posisi 1 akan membuat mobil bisa langsung bergerak saat lampu hijau.
Tips berikutnya adalah menghindari kebiasaan memegang tuas transmisi berlebihan. Kebiasaan tersebut berpengaruh kepada kesigapan pengendara. Tangan semestinya tetap berada di lingkar kemudi agar bisa menjaga keamanan, keselamatan dan kecepatan reaksi saat berkendara.
Terakhir adalah kebiasaan menginjak kopling setengah. Kebiasaan ini sangat merugikan karena akan membuat gesekan berlebihan di kanvas kopling. Ini biasa dilakukan pengemudi saat harus berhenti di tanjakan. Sebagai gantinya, Suzuki menyarankan agar mengganti dengan menggunakan rem tangan.
“Kami merasa perlu membagikan tips agar mengemudi mobil bertransmisi manual bisa terasa lebih nyaman, aman dan awet,” ujar Asst. to Service Dept Head PT SIS, Hariadi. (*)
