CILACAP – Warga Dusun Ciawi Desa Sepatnunggal Kecamatan Majenang, Cilacap, temukan granat tangan, Rabu (2/11/2022). Granat ini terlihat saat warga tersebut tengah meratakan pekarangan untuk garasi. Hanya saja, warga yang temukan granat ini tidak menyadari kalau barang tersebut berbahaya.
Baru pada Kamis (3/11/2022), temuan ini membuat geger warga setempat. Ini setelah Ketua RT melihat benda mencurigakan tersebut dan menduganya sebagai granat tangan. Temuan ini segera dia laporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek dan Koramil Majenang.
Mendapati laporan ini, petugas Polsek, Koramil dan Satpol PP Kecamatan Majenang segera menuju lokasi. Petugas segera memasang garis polisi dan mengamankan benda yang sangat mirip granat tangan tersebut.
Kepala Desa Sepatnunggal, Kusriyanto mengatakan, granat tangan ini ada di kebun milik Warsem, yang ada di Dusun Ciawi RT 02 RW 02.
“Warga tidak sengaja temukan granat saat meratakan tanah untuk garasi. Tapi karena orang ini tidak paham maka dibiarkan,” katanya.
Dia sendiri baru mendapatkan laporan tersebut pada Kamis siang dan segera meneruskan ke aparat terkait. Mendapati laporan ada warga yang temukan granat tangan itu, aparat gabungan segera meluncur ke lokasi.
“Petugas langsung ke lokasi dan melakukan pengamanan,” katanya.
Sampai Kamis sore, petugas gabungan masih berjaga di lokasi penemuan granat tersebut. Petugas meminta warga untuk menjauh dari lokasi.
Sekitar pukul 17.00, 1 tim Gegana Brimob tiba di lokasi. Petugas menggunakan peralatan khusus untuk menjinakan granat tangan di perkampungan warga itu. Tim Gegana segera mencari lokasi yang aman untuk meledakan granat tersebut. Petugas mempertimbangkan tingkat keamanan dan efek dari ledakan tersebut.
Hasil koordinasi di lapangan memastikan, petugas akan meledakan granat itu Jumat (4/11/2022) pagi. Tepatnya selepas pukul 08.00 dengan pertimbangan anak sekolah sudah berangkat semua.
Untuk mengatasi berbagai kemungkinan, warga dan aparat berjaga di lokasi tersebut.
Plt Kapolsek Majenang, Iptu Siswanto SH belum bisa memberikan keterangan. Dia mengaku masih menunggu instruksi dari pimpinan di Polresta Cilacap. (*)
