JAKARTA – KH Abdul Muhaimin selaku A’wan PBNU meminta KPK segera menetapkan tersangka dalam kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji. Ia menegaskan, langkah cepat KPK bisa meredakan keresahan kiai sepuh dan warga NU.
Muhaimin menekankan para kiai mendukung KPK mengusut tuntas Dugaan Korupsi Kuota Haji. Ia meminta KPK segera mengumumkan tersangka agar publik tidak menilai KPK sengaja memperlambat proses hukum.
Ia juga mengingatkan KPK agar menghormati para ulama dan warga NU akar rumput yang tidak tahu-menahu soal Dugaan Korupsi. Menurutnya, banyak kiai dan ustaz NU hanya berkhidmat untuk agama, tetapi ikut menanggung dampak dari kasus ini.
Muhaimin menilai bola salju Dugaan Korupsi membuat NU sering menerima caci maki dan bullying di media sosial. Kondisi itu sangat menyakitkan bagi para ulama yang sebenarnya tidak terlibat dalam kasus tersebut.
Ia mengakui pro-kontra soal Dugaan Korupsi kini meluas di kalangan warga NU, terutama di daerah. Narasi saling serang muncul di media sosial antara kelompok yang mendukung KPK dan yang membela para terduga.
Muhaimin mendesak KPK segera membuka terang benderang siapa saja yang terlibat dalam Dugaan Korupsi. Ia menegaskan, warga NU akan mendukung proses hukum selama sesuai aturan dan bukti yang nyata. (*)
