JAKARTA – Kontingen Indonesia menutup hari kelima SEA Games 2025 dengan menjauh dari Vietnam pada Klasemen Medali SEA Games hingga Senin (15/12/2025) pagi. Setelah seluruh pertandingan cabang olahraga rampung, Indonesia mantap menempati peringkat kedua.
Indonesia mengoleksi 43 medali emas, 56 perak, dan 53 perunggu. Raihan tersebut membuat Indonesia unggul atas Vietnam yang berada di posisi ketiga Klasemen Medali SEA Games dengan 34 emas, 35 perak, dan 66 perunggu.
Situasi ini berbeda dibandingkan Sabtu (13/12/2025) malam. Saat itu, Indonesia hanya unggul tipis satu medali emas atas Vietnam.
Kontingen Merah Putih mencatat lonjakan perolehan medali setelah meraih 12 emas pada Minggu. Cabang atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan empat medali emas.
Empat emas atletik berasal dari Hendro Yap Kim Lung pada nomor jalan cepat 20 km putra dan Violine Intan Puspita di jalan cepat 20 km putri. Robi Syianturi menyumbang emas dari maraton putra, sementara Odekta Eliva Naibaho meraih emas maraton putri.
Sebelumnya, Indonesia lebih dulu meraih emas melalui Edgar Xavier Marvelo dari cabang wushu nomor changquan, daoushu, dan gunshu. Tambahan emas juga datang dari bersepeda time trial beregu putra serta menembak beregu putra nomor 10 meter air pistol.
Indonesia kembali menambah emas melalui Alwi Farhan di bulu tangkis tunggal putra dan pasangan Sabar/Reza di ganda putra. Emas lainnya hadir dari pencak silat beregu putra nomor seni serta Aero Sutan Aswar di jetski endurance open putra.
Cabang skateboard melengkapi perolehan emas Indonesia. Basral Graito meraih medali emas pada nomor street putra.
Hingga Senin (15/12/2025), Thailand masih memimpin Klasemen Medali SEA Games dengan 132 emas, 78 perak, dan 47 perunggu. Indonesia menempati posisi kedua, diikuti Vietnam, Singapura, dan Malaysia pada peringkat berikutnya. (*)
