CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, ternyata sudah nazar untuk pulang jalan kaki di akhir masa jabatannya. Nazar ini dia wujudkan dengan memulai perjalan antara Pendopo Kabupaten Cilacap sampai rumah pribadi di Majenang, sejauh kurang lebih 80 KM.
Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Cilacap habis pada 19 November 2022. Dan sesuai dengan aturan, maka akan ada Penjabat Bupati sampai pilkada pada 2024.
Tatto sendiri sudah berada di pendopo Cilacap sejak 2007 lalu. Dia masuk ke sana setelah menang pilkada dan menjadi wakil bupati. Dia lalu naik sebagai Bupati pada periode 2011-2012 karena menggantikan mantan Bupati Probo Yulastoro. Selanjutnya ikut Pilkada dan kembali terpilih pada periode 2012-2017 dan 2017-2022 ini.
Dia menjelaskan, nazar untuk pulang dengan jalan kaki sudah bulat dan mulai dia lakukan, Senin (14/11/2022).
Menurutnya, pulang dengan jalan kaki menjadi pilihan karena menyehatkan. Selain itu jalan kaki menjadi olah raga paling murah.
“Juga dengan jalan kaki, saya bisa bertemu masyarakat, bisa berpamitan kepada masyarakat,” kata dia.
Dia menjelaskan, saat pertama kali masuk ke pendopo pada 2007 lalu, keluarga besar mengantar bersama warga. Saat itu keluarga masih lengkap, termasuk ibu dan adiknya. Hingga belakangan muncul nazar untuk pulang jalan kaki dari Cilacap ke Majenang.
“Namun sekarang saya ingin pulang ke rumah di Ciguling. Saya juga ingin dimakamnkan di sana,” kata dia.
Perjalanan pulang bupati itu terbagi dalam 4 etape. Etape pertama, bupati jalan kaki dari pendopo sampai Kecamatan Kawunganten dan istirahat siang di Jeruklegi. Hari kedua, rute antara Kawunganten sampai Sidareja dengan titik istirahat siang di Bantarsari.
Dari Sidareja, bupati melanjutkan perjalanan ke Karangpucung dan berisitirahat di Cinangsi. Usai bermalam di Karangpucung, perjalan langsung lanjut ke titik finish di rumah pribadi bupati. (*)
