CILACAP – Banjir parah akibat hujan deras sejak Jumat (7/10/2022) siang hingga Sabtu (8/10/2002) dini hari, terjang sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap. Wilayah terdampak paling parah dan masih terasa sampai Sabtu pagi ada di Kecamatan Kawunganten, Jeruklegi dan Kroya.
Sejumlah warga dan relawan sejak pagi harus bahu membahu untuk menyelamatkan korban dan harta benda. Mereka harus berpacu dengan derasnya air bah akibat luapan sejumlah sungai di Cilacap.
Seperti aparat bersama warga dan relawan di Desa Kalijeruk Kecamatan Kawunganten, Cilacap. Sejumlah warga harus menyelamatkan harta benda sejak Sabtu pagi.
Puguh, relawan dari MDMC Cilacap mengatakan, pihaknya menerjunkan 1 unit perahu karet untuk membantu proses evakuasi. Sementara para pengungsi bertahan di tempat ibadah yang masih aman dari genangan.
“Sekarang bawa perahu karena air masih tinggi di (Desa) Kalijeruk. Banjir akibat hujan deras dan sangat parah karena ada yang tingginya sampai dada,” katanya.
Dia menambahkan, relawan dari MDMC Cilacap juga tengah fokus membantu warga di Desa Mujur Lor Kecamatan Kroya. Bahkan salah satu relawan sempat berjibaku dengan air banjir untuk menyelamatkan balita.
“Yang di Kroya juga ada,” katanya.
Pusat Data dan Informasi LPB-MDMC Cilacap menyebutkan, banjir parah di Kecamatan Kawunganten menggenangi 2 desa. Masing-masing Desa Kalijeruk dan Kawunganten Lor dengan ketinggian air antara 50 CM sampai 1 Meter.
Selain itu ada 579 orang yang harus mengungsi dan tersebar di 4 lokasi. Diantara para pengunsi, ada 1 ibu hamil dan 1 bayi yang membutuhkan perawatan ekstra.
BPBD Cilacap pada Jumat malam sudah mengeluarkan pernyataan resmi. Banjir di sana terjadi karena hujan deras sejak Jumat siang hingga malam. Hujan berlanjut sampai Sabtu dini hari.
Dalam siaran pers, BPBD Cilacap memastikan banjir sudah menggenangi 3 kecamatan di Kabupaten Cilacap. Masing-masing Kecamatan Kroya, Kawunganten dan Majenang.
“Banjir sudah mengepung 3 Kecamatan 6 Desa 8 Dusun dengan 213 KK 852 Jiwa terdampak di kabupaten Cilacap,” ujar siaran pers tersebut pada Jumat malam. (*)
