CILACAP – Angin ribut menerjang Kabupaten Cilacap dan mengakibatkan 2 rumah roboh. Kedua rumah ini ada di Desa Sindangsari dan Padangjaya Kecamatan Majenang, Cilacap, Jumat (5/13/2025). Pasca kejadian, warga bersama aparat gabungan langsung melakukan kerja bakti dan dilanjutkan Sabtu (6/12/2025).
Informasi warga menyebutkan, angin ribut terjadi bertepatan dengan hujan deras, sekitar pukul 14.00. Hujan dan angin ribut ini menumbangkan pepohonan besar. Bahkan salah satu pohon peneduh di dekat Taman Kota Majenang, roboh dan menutup jalan nasional.
“Pucuk pohon bambu kaya dipelintir. Lalu ada rumah warga roboh karena tertimpa pohon tumbang,” ujar Wawan, Kadus Sokasari Desa Sindangsari Kecamatan Majenang, Sabtu (6/12/2025).
Data di BPBD Cilacap menyebutkan, angin ribut mengakibatkan 2 rumah roboh. Lalu ada 2 rumah rusak sedang dan 6 ringan. Rumah roboh ada di Desa Sindangsari milik Suharno (56) dan Imah (57) di Desa Padangjaya.
Selain terjang rumah warga di Cilacap, angin ribut juga merusak kantor Desa Padangjaya. Atap kanopi terbang dan jatuh cukup jauh dari kantor desa. Bahkan, atap ini nyaris saja menimpa ruang kelas milik SMP N 3 Majenang.
Kepala Desa Padangjaya, Agus Suyanto menyebut, angin bertiup sangat kencang terlihat dari dampak kejadian tersebut. Meski begitu, tidak ada korban jiwa karena saat kejadian tidak ada perangkat desa yang masih bertugas.
“Atap kanopi rusak. Juga papan nama di depan kantor desa roboh kena angin,” tegasnya.
Sementara itu, kondisi korban luka atas nama Tugimin, warga RT 8 RW 2 Desa Sindangsari Kecamatan Majenang, Cilacap. Korban angin ribut di Cilacap ini masih dalam perawatan di RSU Duta Mulya. Secara umum, kondisinya stabil dan hanya mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan rumah. (*)






