Caleg Milineal Jadi Senjata Golkar Rebut Suara

Ketua DPD Cilacap, Sindy Sakir saat menyerahkan berkas pendaftaran bacaleg ke KPU Cilacap. Golkar menyiapkan caleg milenial untuk meraih suara dalam Pemilu 2024. (doc)

CILACAP – Salah satu strategi untuk rebut suara pada Pemilu 2024, yakni dengan menyiapkan caleg dari kaum milenial. Langkah ini sekaligus menjadi ajang regenerasi dan pengkaderan bagi partai Golkar agar bisa rebut suara dan dukungan masyarakat.

Ketua DPD Partai Golkar Cilacap, Sindy Sakir mengakui, keberadaan kaum milenial menjadi perhatian pengurus partai dari pusat hingga daerah. Hingga partai mengambil keputusan untuk merekrut kaum milenial dan menjadi caleg partai berlambang beringin itu.

“Kita sudah lakukan seleksi dari senior sampai teman-teman milenial dan sudah bergabung. Ini akan jadi sinergi yang baik,” katanya.

Caleg senior, lanjutnya bisa menjadi contoh bagi kaum milenial. Sebaliknya, anak muda ini akan menjadi lebih baik dan berkembang karena mencontoh para senior di partai tersebut. Mereka juga terinspirasi atas langkah, kiprah dan strategi politik para senior.

“Ini jadi sinergi yang baik,” katanya.

Selain itu, perekrutan kaum milenial masuk menjadi caleg partai, sejalan dengan kebijakan partai dan pesan dari Ketua DPP Golkar, Airlangga Hartarto.

Menurut Sindy, Airlangga memberikan 2 pesan yang menjadi pegangan pengurus DPD Golkar. Pertama adalah memastikan jajaran pengurus memenuhi kuota perempuan dalam daftar bacaleg. Kedua yakni merekrut kaum milenial dan menjadi caleg.

“Ini sesuai dengan pesan ketua,” kata Sindy.

Dia menilai, kaum milenial ini harus tetap mendapatkan tempat di partai dan juga lembaga lainnya. Karena pada dasarnya, masa depan akan bergantung pada peran anak muda saat ini.

“Kaum milenial ini masa depan partai. Masa depan Cilacap dan masa depan kita semua. Saya optimis pada pemilu 2024 kita bisa meraih 11 kursi. Naik 3 kursi karena sekarang ada 8 kursi di DPRD Cilacap,” tegasnya. (*)

Exit mobile version