CILACAP – Fisik para pemain PSCS Cilacap, masih memble hingga kembali gagal raih poin penuh. Mereka selalu kedodoran di babak kedua. Ini terlihat di 2 laga yang sudah mereka lakoni. Dan semua gol lawan tercipta di babak kedua yang menunjukkan fisik pemain sudah sangat terkuras.
Seperti pada laga lanjuta Liga 2 di Stadion Wijayakusuma, Senin (5/9/2022) melawan Persipa Pati. Tim Hiu Selatan bermain imbang 1 – 1. Gol Persipa Pati tercipta di masa injury time. Meski sebelumnya PSCS sempat unggul lebih dahulu.
Kondisi fisik pemain PSCS yang memble juga terlihat saat laga pembuka Liga 2 pada Senin (29/8/2022). PSCS unggul 2 gol lebih dulu di babak kedua saat melawan Perijap Jepara. Namun tim tamu mampu bangkit dan menciptakan 3 gol. Kembali, 1 gol lawan tercipta di masa injury time.
Kelemahan fisik para punggawa Hiu Selatan ini mejadi sorotan Pelatih PSCS, Hendri Susilo. Menuruntya, fisik para pemain selalu terkuras. Hingga membuat mereka gagal menjaga pergerakan pemain lawan, baik dengan bola maupun tanpa bola.
Akibat lain adalah pemain mudah sekali kehilangan fokus. Tanpa fokus inilah, pemain sulit menjaga pergerakan lawan atau membangun serangan.
Pelatih PSCS Cilacap, Hendri Susilo mengakui kalau fisik pemain PSCS Cilacap masih memble di laga melawan Persipa Pati.
Hingga dia berkeputusan untuk mengevaluasi segi fisik, mental dan psikologi para pemainnya. Beberapa hal yang menjadi catatan juga akan diperbaiki guna menyambut pertandingan mendatang.
“Anak-anak masih kurang fokus bahkan buyar konsentrasinya di akhir pertandingan. Itu yang membuat terjadinya gol lawan,” tuturnya.
Namun demikian, dia mengakui sudah ada peningkatan dibandingkan laga sebelumnya saat melawan Persijap Jepara. Hanya saja peningkatan ini belum cukup hingga dia merasa belum puas.
“Sudah ada menunjukan peningkatan. Tapi belum maksimal,” tegasnya. (*)






