JAKARTA – Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa Asyura sebagai salah satu amalan sunnah yang penuh keutamaan. Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), 1 Muharram 1447 H jatuh pada Kamis, 26 Juni 2025.
Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan keutamaan umatnya untuk melaksanakan puasa Asyura sebagai salah satu amalan sunah.
“Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar ia menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu.” (HR. Muslim, No. 1162
Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk berpuasa sehari sebelumnya, yaitu pada tanggal 9 Muharram atau Tasua, sebagai bentuk pembeda dari praktik puasa kaum Yahudi pada masa itu.
“Jika tiba tahun depan, insyaAllah kami akan berpuasa pada hari kesembilan.” (HR. Muslim, No. 1134)
Para ulama menegaskan bahwa keutamaan puasa Asyura berlaku untuk dosa-dosa kecil, bukan dosa besar yang memerlukan tobat khusus. Namun demikian, momentum ini dapat menjadi sarana muhasabah diri bagi umat Islam untuk memperbaiki perilaku dan meningkatkan ketak
Para tokoh agama dan lembaga keislaman mendorong umat islam untuk memperkuat zikir,doa,dan amal saleh selain menunaikan keutamaan puasa asyura sunnah. (*)
