News  

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Temukan Pelatih Valencia CF

Tim SAR mengangkat jenasah korban kapal tenggelam di Labuan Bajo. Korban kedua merupakan pelatih sepak bola wanita Valencia FC, Fernando Martin Carreras, (doc/basarnas)

MANGGARAI BARAT – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dari kapal tenggelam di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada hari ke-10 operasi pencarian, tim menemukan korban yang teridentifikasi sebagai pelatih tim sepak bola wanita Valencia CF bernama Fernando Martin Carreras.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman menjelaskan, penemuan tersebut usai tim SAR menyisir pulau-pulau di sekitar lokasi tenggelamnya kapal Putri Sakinah. Tim SAR memaksimalkan penggunaan peralatan pendeteksi bawah laut selama proses pencarian.

Fathur menyatakan tim SAR gabungan menurunkan sonar dan melakukan penyelaman untuk mencari korban di perairan sekitar lokasi kejadian. Ia menyampaikan keterangan tersebut pada Minggu (4/1/2026).

“Tim SAR gabungan menurunkan sonar serta melakukan penyelaman untuk mencari korban yang tenggelam di sekitar perairan tersebut,” ujar Fathur di akun instagram @sar_nasional.

Tim DVI Polres Manggarai Barat kemudian melakukan proses identifikasi jenazah. Hasilnya memang memastikan pelatih tim sepak bola wanita Valencia FC, yakni Fernando Martin Carreras.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra memastikan, jenazah berjenis kelamin laki-laki dewasa dan berkewarganegaraan Spanyol.

“Korban teridentifikasi sebagai Fernando Martin Carreras,” ujar Henry.

Dengan penemuan ini, tim SAR gabungan telah menemukan dua jenazah korban kapal tenggelam di Labuan Bajo. Karena sebelumnya, tim SAR menemukan korban meninggal yang berusia 12. Hingga kini, tim SAR masih terus melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya.

Kecelakaan terjadi saat kapal pinisi Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan, tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo. Kapal tersebut membawa 11 orang, terdiri atas enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat kru kapal.

Dari total penumpang dan awak kapal, tim SAR berhasil menyelamatkan tujuh orang. Sementara itu, empat orang lainnya masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. (*)