CILACAP – Mahasiswa Universitas Peradaban yang tengah menggelar KKN di Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, bagikan bibit pohon balsa. Penerima bibit merupakan warga dan kelompok tani dari Desa Jeruklegi Kulon dan Sawangan.
Sebanyak 130 mahasiswa Universitas Peradaban resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Tepatnya sejak Kamis (23/1/2025) melalui acara pelepasan di Pendopo Kecamatan Jeruklegi, Cilacap. Para mahasiswa ini akan membaur bersama warga untuk menjalakan berbagai program.
Salah satu program mahasiswa KKN tersebut, berupa Sosialisasi, Penyuluhan dan Penyaluran Bantuan Bibit Kayu Balsa, di Desa Sawangan. Dalam acara ini, mahasiswa bagikan 2000 bibit pohon bagi petani dari dua desa tersebut.
Prorgam tersebut bisa terwujud setelah ada kerja sama antara mahasiswa KKN, Universitas Peradaban dan CV Bangun Bumi Sejahtera. Bantuan bibit balsa tersebut, bertujuan untuk mengurangi lahan kritis dengan tanaman tahun. Selain itu, balsa merupakan tanaman yang bisa menjadi bahan baku produk eksport.
Dosen Universitas Peradaban Assoc. Prof. Dr. Sutarmin S. Si. M. M menginginkan agar program ini berkelanjutan. Hingga tidak sebatas mahasiswa KKN ini bagikan bibit pohon balsa ke petani setempat.
Dia ingin bisa menjalin kerjasama dengan warga Desa Jeruklegi Kulon dan Sawangan, untuk bersama sama memanfaatkan lahan kritis yang ada di sana.
“Semoga program ini bisa berkelanjutan,” kata dia.
Dia menambahkan, balsa merupakan tipikal pohon kayu yang mudah dalam perawatan. Dengan demikian, petani akan lebih ringan dan bisa melakukan kegiatan produktif lainnya. Masa panen pohon ini juga tergolong cepat, yakni hanya 3 tahun. Beda dengan jenis pohon tahun lainnya yang butuh waktu lebih lama. Sebut saja jati.
“Masa panen hanya 3 tahun,” tegasnya. (*)
