JAKARTA – Status Martunis sebagai anak angkat Cristiano Ronaldo, tiba-tiba menjadi pertanyaan netizen tanah air. Ini setelah Martunis tidak mendapatkan undangan, saat Cristiano Ronaldo berkunjung ke Kupang.
Kedatangan Cristiano Ronaldo ke Kupang, tidak melibatkan Martunis yang sudah jadi anak angkat. Panitia yang mengundang Cristiano Ronaldo, tidak pernah menghubungi Martunis sama sekali. Hal ini sontak menjadi pertanyaan netizen tanah air.
Seperti unggahan video tentang Ronaldo yang berjalan bersama anaknya. Salah satu netizen menanyakan apakah Martunis akan menemui Ronaldo di Kupang. Komentar ini lalu mendapatkan balasan sindiran dari netizen lain. Isi komen ini menganggap Martinus dan Cristiano Ronaldo sudah putus hubungan sebagai anak angkat dan bapak angkat.
Martunis lalu menggunggah story di instagram, skaligus menanggapi komentar netizen yang menganggap hubungan antara dia dan Ronaldo sudah putus.
Menurutnya, apapun yang terjadi antara dia dan Ronaldo akan menjadi rahasia baginya dan orang terdekat. Ini sekaligus memastikan kalau netizen tidak perlu tahu terlalu jauh.
“Cukup saya dan teman-teman yang tahu,” katanya di unggahan tersebut.
Martunis mengaku tidak bisa berbicara banyak, terkait kedatangan Ronaldo ke Kupang tersebut. Ini karena tidak ada satupun pihak yang menghubunginya.
“Tentang kedatangan Ronaldo, saya cuma menjawab, saya belum ada konfirmasi terkait apapun,” katanya.
Martunis merupakan korban selamat saat terjadi tsunami Aceh pada 2004 lalu. Saat ditemukan, dia menggenakan jersey Timnas Portugal. Kisah ini kemudian menjadi head line di media besar luar negeri. Kemudian, berita ini sampai ke telingga Ronaldo.
Pemain yang kini merumput di Liga Arab tersebut, memutuskan untuk datang ke Aceh dan menemui Martunis. Hingga akhirnya, Ronaldo menjadikan Martunis sebagai anak angkat.
Pada usia 18 tahun, Martunis sempat masuk akademi Sporting Lisbon dan tergabung di tim U-19. Namun entah karena apa, Martunis kemudian berhenti dari sepak bola. Dia memilih kembali ke Aceh dan menikah pada 2020. (*)
