• Kam. Jun 18th, 2026

Mengerikan. Penderita HIV AIDS di Cilacap Ada 2 Ribu

Petugas Puskesmas Majenang 2 lakukan pemeriksaan HIV AIDS bagi warga umum, Selasa (21/2/2023). Jumlah penderita HIV AIDS di Cilacap ada 2 ribu orang. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Jumlah penderita penyakit HIV AIDS di Kabupaten Cilacap, ternyata mencapai 2 ribu orang. Mereka terkena penurunan daya tahan tubuh ini karena 3 penyebab. Dan seluruh penderita ini terus mendapatkan pendampingan dari petugas kesehatan.

Penyebab paling tinggi dari 2 ribu kasus ini akibat seks bebas. Baru kemudian faktor lain yakni transfusi darah dan penggunaan jarum suntik secara bersama-sama.

Kepala Puskesmas Majenang 2, Nunung Tri Susilowati, dari 2 ribu penderita, ada 20 orang yang menjadi pendampingan puskesmas tersebut.

“Di kita ada 20 orang,” kata dia, Selasa (21/2/2023).

Dia mengatakan, jumlah penderita HIV AIDS di Cilacap ini memang tinggi. Bahkan tercatat di urutan ke 2 se Jawa Tengah.

Karena itulah, sejumlah upaya terus digarap untuk menekan peningkatan jumlah penderita HIV AIDS di Cilacap. Seperti melakukan edukasi agar warga lebih paham akan penyakit dan cara penularannya. Demikian juga dengan cara pencegahannya.

Dan dari edukasi ini pula, petugas bisa mengajak masyarakat umum untuk memeriksakan diri masing-masing.

“Fokusnya ke edukasi. Dari edukasi ini kita bisa mengajak masyarakat untuk bisa menjaga pola hidup sehat,” katanya.

Salah satu bentuk edukasi ini nampak dalam pemeriksaan kesehatan bagi warga umum. Sebelumnya, petugas sudah memberikan edukasi terkait HIV AIDS secara detail.

“Baru kemudian kita ajak untuk periksa. Dan mereka mau. Hari ini kita ajak warga desa dan dibantu oleh LSM yang peduli dengan penyakit HIV AIDS,” katanya.

Dia menjelaskan, pemeriksaan untuk warga umum memang bersifat suka rela atau atas kesadaran mereka.

Menurut Nunung, ada beberapa kelompok rentan atau kelompok kunci penderita HIV AIDS. Sebut saja kelompok waria, PSK dan penyuka sesama jenis. (*)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *