Peluncuran Program UKBI di SMAN 2 Malang Tegaskan Komitmen Penguatan Literasi Siswa

Ilustrasi

MALANG –Badan Bahasa Kemendikdasmen meresmikan program UKBI di SMAN 2 Kota Malang pada Jumat (18/7). Mereka menjadikan kegiatan ini sebagai upaya nyata untuk memperkuat literasi dan membentuk jati diri kebangsaan siswa. Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, hadir bersama pejabat Balai Bahasa dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang–Batu.

Melalui peluncuran program UKBI, Badan Bahasa tidak hanya mengukur kemampuan siswa dalam berbahasa Indonesia. Mereka juga memperkuat nilai kebangsaan dan karakter siswa. SMAN 2 Kota Malang menjadi satu-satunya sekolah di Jawa Timur yang melaksanakan UKBI secara serentak dalam MPLS Ramah tahun ajaran 2025/2026.

Pada peluncuran program UKBI ini, Hafidz Muksin menegaskan pentingnya kemampuan berbahasa sebagai fondasi untuk meraih ilmu dan membangun karakter bangsa. Ia mengajak siswa memulai literasi dengan membaca, menulis, dan mengucapkan kata secara benar.

Selain itu, Hafidz juga mendorong siswa terus mengasah kemahiran berbahasa. Ia mengapresiasi pencapaian Provinsi Jawa Timur yang mencatat jumlah peserta UKBI terbanyak secara nasional. Dalam peluncuran program UKBI ini, Hafidz memberi penghargaan khusus kepada SMAN 2 Kota Malang atas peran inspiratif mereka.

peluncuran program UKBI

Hafidz menegaskan bahwa peluncuran program UKBI bukan sekadar untuk mengejar penghargaan. Ia mendorong seluruh pihak menjalankan proses ini secara konsisten dan berkualitas, karena UKBI menjadi alat ukur penting untuk menilai kemahiran berbahasa dan pemahaman terhadap kaidah kebahasaan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Kota Batu, Hastini Ratna Dewi, secara aktif mendukung peluncuran program UKBI di SMAN 2 Kota Malang. Ia memuji SMAN 2 Kota Malang karena mengambil langkah cepat dan terukur, serta menilai program ini sangat bermanfaat. Ia menegaskan bahwa siswa dan guru dapat memanfaatkan UKBI sebagai alat untuk mengukur kompetensi berbahasa Indonesia.

Kepala Balai Bahasa Jawa Timur, Puji Retno Hardiningtyas, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan peluncuran program UKBI di SMAN 2 Kota Malang. Ia menilai pelaksanaan UKBI ini sebagai bagian dari pelindungan dan pemasyarakatan bahasa serta sastra yang menjadi tanggung jawab lembaganya.

Kepala SMAN 2 Kota Malang, Eny Retno Diwati, menyampaikan komitmen sekolah dalam menjadikan peluncuran program UKBI sebagai program unggulan literasi. Ia menekankan bahwa keikutsertaan seluruh siswa kelas XI dan XII selama empat hari menunjukkan bahwa pelaksanaan UKBI memberikan pengalaman yang bermakna, bukan sekadar formalitas. (*)

Exit mobile version