News  

Tanah Bergerak Rusak 15 Rumah Warga. 9 KK Mengungsi

Relawan memeriksa rumah rusak pasca tanah bergerak di Desa Bantar Kecamatan Wanareja, Cilacap, Senin (8/5/2023). 15 rumah warga rusak dan 9 keluarga mengungsi akibat kejadian ini. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Tanah bergerak di Desa Bantar Kecamatan Wanareja, mengakibatkan 15 rumah warga rusak. Akibat kejadian ini, 9 keluarga terpaksa mengungsi ke tempat aman. Beberapa warga mengungsi ke rumah tetangga terdekat yang masih relatif aman dari bencana alam berupa tanah bergerak tersebut.

Bencana ini berawal dari hujan deras turun pada Jumat (5/5/2023) sore hingga Sabtu (6/5/2023) dini hari. Saat kejadian, warga sempat merasakan ada suara seperti kayu patah. Saat pagi hari, tanah di pekarangan dan jalan kecil nampak terbelah.

Panjang rekahan ini sepanjang kurang lebih 150 meter dengan lebar ada yang mencapai 50 cm. Sementara kedalaman maksimal ada yang mencapai 1 meter.

Selain itu, warga baru bisa memastikan ada sejumlah rumah rusak akibat tanah bergerak pada Sabtu dini hari itu.

Kepala Desa Bantar, Zakaria Ansori mengatakan, semula hanya 9 rumah warga yang rusak. Mayoritas mengalami retak pada tembok, atau atap yang rusak. Demikian juga dengan pintu yang tidak bisa tertutup rapat.

“Awal 9 rumah rusak. Lalu ada laporan lagi 6 rumah. Total ada 15 rumah yang rusak akibat tanah bergerak,” kata dia, Senin (8/5/2023).

Dia menambahkan, saat ini warga terus mendapatkan pemantauan dari berbagai pihak. Termasuk petugas medis yang memeriksa kesehatan warga, terutama para pengungsi. Karena sebagian pengungsi masuk kelompok rentan seperti lansia dan balita.

Petugas BPBD Cilacap terus memantau pergerakan tanah di sana. Mereka sudah mendirikan Pos Bencana dan tenda darurat untuk mengantisipasi berbagai hal.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Erna Sumaryati mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkirim surat ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Tujuannya agar ada kajian penyebab bencana dari PVMBG serta rekomendasi untuk penanganan lebih lanjut.

“Nanti kita akan kirim surat ke PVMBG,” katanya.

Dia memastikan, ada 15 rumah rusak akibat kejadian tanah bergerak di Desa Bantar Kecamatan Wanareja.

“9 tambah 6. Jadi total 15 rumah terdampak,” tegasnya. (*)

Exit mobile version