CILACAP – Target investasi yang masuk Cilacap mampu tembus Rp 1,3 T. Ini setelah ada Mall Pelayanan Publik (MPP) di komplek Terminal Cilacap. MPP ini akan menjadi tempat warga mengurus semua jenis perizinan usaha.
Keberadaan MPP di Terminal Cilacap tersebut untuk memudahkan semua lapisan masyarakat. Karena tempatnya menyatu dengan sentral angkutan darat.
Bupati Cilacap usai peresmian mengatakan, keberadaan MPP di terminal Cilacap ini akan memudahkan akses warga.
“Kalau bisa semua urusan bisa selesai di sini. Ini penting. Lebih penting lagi ini di terminal. Jadi kalau ke mana-mana bisa turun di sini dan langsung bisa menyelesaikan perizinan di sini,” terang Bupati.
Kepada awak media, bupati mematok target investasi yang masuk Cilacap bisa tembus Rp 1,3 T. Dengan demikian akan membawa banyak perubahan bagi kabupaten terluas di Jawa Tengah itu.
“Target pasti ada. Target kita adalah positioning. Cilacap to be Singapore of Java. Kalau target investasi ke Cilacap Rp 1,3 Trilyun. Tahun depan masuk,” terangnya.
Karena itu dia meminta agar MPP ini menjadi lokasi promosi tentang Cilacap di depan para investor. Hingga kedepan investor akan dengan cepat dan segera mengambil keputusan untuk investasi di sana.
Untuk mendukung promosi ini, perlu kerja keras dari pihak terkait di Cilacap.
“Butuh narasi untuk memberitahukan Cilacap ada apa saja. Jangan sampai (investor) hanya tahu Nusakambangan saja,” katanya.
Peresmian MPP di Terminal Cilacap juga dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Amirulloh. Menurutnya, MPP ini untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus perijinan.
“Tempat ini bisa mudahkan masyarakat. Bisa menarik investasi. Dan iklim investasi jadi kondusif dengan perijinan yang semakin mudah,” katanya. (*)
