JAKARTA – Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., melepas Tim Ekspedisi Patriot S1 Peternakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Tim tersebut siap mengembangkan kawasan transmigrasi di Pesisir Barat Lampung dan Ende, Nusa Tenggara Timur.
Enam anggota Tim Ekspedisi Patriot saat ini mengikuti pembekalan di Balai Kartini, Jakarta. Pembekalan berlangsung pada 24–25 Agustus 2025, sejak Minggu hingga Senin. Setelah pembekalan selesai, pada 26 Agustus 2025 mereka langsung berangkat menuju lokasi penugasan untuk mengembangkan kawasan transmigrasi.
Salah satu Ketua Tim Ekspedisi Patriot, Ir. Daud Samsudewa menegaskan kesiapan tim melaksanakan riset dan pemetaan potensi ekonomi. Tim berkomitmen mengembangkan kawasan transmigrasi karena mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Kementerian Pertanian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pendidikan Tinggi, dan Badan Pangan Nasional memberikan pembekalan kepada Tim Ekspedisi Patriot untuk memperkuat kemampuan mereka dalam mengembangkan kawasan transmigrasi.
Kementerian Transmigrasi meluncurkan program strategis yang menugaskan Tim Ekspedisi Patriot ke daerah transmigrasi untuk mengkaji potensi sumber daya, mengidentifikasi komoditas unggulan, dan merumuskan strategi terbaik dalam mengembangkan kawasan transmigrasi. Universitas Diponegoro bersama enam universitas terbaik lainnya menjalankan program ini secara kolaboratif.
Melalui kegiatan Tim Ekspedisi Patriot, pemerintah berharap dapat memperkuat jejaring kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, komunitas lokal, dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan kawasan transmigrasi serta memaksimalkan potensi wilayah yang selama ini belum banyak tersentuh. (*)
