religi  

10 Hari Kedua Ramadan, Ternyata Ada Doa Khusus

ilustrasi

CILACAP – Tidak terasa, bulan suci ramadan 1446 H sudah memasuki fase 10 hari kedua puasa ramadan, lengkap dengan keistimewaan yang berbeda dari 10 hari pertama.

Melansir NU Palembang ONLINE, bulan ini terbagi menjadi tiga fase, dan masing-masing memiliki keutamaan atau keistimewaan. Yakni fase pertama adalah 10 hari awal yang bermakna sebagai waktu penuh rahmat dan kasih sayang Allah SWT.

Fase maghfirah atau 10 hari kedua bermakna ampunan dari Allah SWT. Sedangkan fase Itqun minan Nar atau 10 hari terakhir bermakna pembebasan dari api neraka.

Hadis dari Abu Hurairah RA menjelaskan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Awal bulan Ramadan adalah Rahmah, pertengahannya maghfirah dan akhirnya ‘itqun minan nar (pembebasan dari api neraka).”

Pada fase 10 hari kedua ini, ada sejumlah keistimewaan seperti wujud istikamah selama berpuasa. Lalu mendapat kemudahan selama ramadan, atau mudah menjalani hidup dan akhirat. Berikutnya adalah mendapatkan pengampunan dosa dari Allah SWT.

Rasullullah SAW mengajarkan doa khusus yang dapat diamalkan pada 10 hari kedua puasa. Harapannya tentu mendapatkan ampuan dari Allah SWT. Sejumlah ulama sangat menganjurkan umat muslim untuk membaca doa ini pada hari ke-11 sampai ke-20.

Bacaan doanya adalah “Allahummagfirli dzunuubi ya robbal ‘alamiin”. Doa ini punya arti, yakni “ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku wahat Tuhan Pencipta Semesta Alam”.

Selain itu, selama 10 hari kedua puasa ramadan, warga muslim sangat dianjurkan untuk lebih banyak membaca Al Quran. Demikian juga dengan anjuran untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT.

Demikianlah gambaran dan penjelasan tentang keistimewaan atau keutamaan 10 hari kedua di bulan puasa ramadan. Semoga bermanfaat. (*)