• Kam. Jun 18th, 2026

5 Fakta Driver Ojol Tewas Ditabrak Rantis Polisi saat Demo Ricuh di DPR

JAKARTA – Kendaraan taktis (rantis) polisi menabrak seorang driver ojol hingga tewas saat demo ricuh di kawasan DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis petang (28/8/2025). Rantis polisi yang melaju kencang menabrak Affan Kurniawan hingga meninggal di lokasi kejadian. “Driver ojol tewas tertabrak rantis di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Kerusuhan pecah saat ribuan massa turun ke jalan menolak kenaikan tunjangan anggota DPR. Di tengah kericuhan itu, rantis polisi melaju kencang dan menabrak driver ojol Affan Kurniawan. Benturan keras membuat korban meninggal seketika di dekat lampu penyeberangan Pejompongan.

Affan Kurniawan, seorang driver ojol, menjadi korban jiwa dalam kerusuhan demo tersebut. Petugas segera mengevakuasi jenazah Affan ke RS Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat. Insiden driver ojol tewas ditabrak rantis ini memicu perhatian luas dari masyarakat.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim menyatakan pihaknya telah mengamankan tujuh anggota Brimob terkait tewasnya driver ojol akibat tertabrak rantis.”
“Ketujuh pelaku berasal dari kesatuan Brimob dan tim gabungan Propam serta Brimob tengah memeriksa mereka,” kata Karim. Karim menegaskan, Polri akan memproses kasus ini secara transparan dan melibatkan pihak eksternal agar publik bisa memantau perkembangan penanganannya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui langsung keluarga korban di RSCM. Ia memeluk keluarga korban, menyampaikan belasungkawa, dan meminta maaf atas tewasnya driver ojol akibat tertabrak rantis polisi. Kapolri memerintahkan Kadiv Propam mengusut kasus ini secara tuntas. “Kami akan menindaklanjuti peristiwa ini sampai selesai dan transparan,” tegasnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan komitmennya menindak tegas anggota Brimob yang menabrak hingga driver ojol tewas saat demo ricuh di DPR.
Kapolda juga menyatakan, Polda Metro Jaya menanggung seluruh biaya rumah sakit dan pemakaman korban. “Kami bertanggung jawab penuh atas semua biaya hingga proses pemakaman selesai,” ujar Asep.

By