MAGELANG – Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, bertemu dengan Bupati Kapuas, H M Wiyatno, yang ternyata asli orang Cilacap. Pertemuan tersebut terjadi saat keduanya mengikuti retret di Magelang.
Postingan ini, sontak mendapatkan menyedot perhatian netizen. 3 jam usai diunggah di akun instagram @syamsul_auliya_rachman, sudah menyedot 8,5 ribu lebih penonton. Ratusan netizen memberikan tanda suka atas unggahan tersebut.
Di unggahan ini, Bupati Kapuas ini mengaku sebagai orang Cilacap. Dia lahir di Desa Cilopadang Kecamatan Majenang. Namun dia hijrah ke Kalimantan, karena harus ikut orang tua untuk bergabung dalam program transmigrasi.
“Aslinya Cilopadang Kecamatan Majenang. Ikut orang tua transmigrasi tahun delapan dua,” katanya di unggahan tersebut.
Wiyatno menambahkan, dia juga mengenal beberapa tokoh dari Cilacap dan berkenal baik. Salah satunya adalah Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat. Perkenalan ini terjadi karena dia juga sebelumnya pernah menjadi Ketua DPRD Kabupaten Kapuas.
“Saya berteman dengan ketua dewan, Pak Taufik (Nurhidayat) karena kebetulan sebelum ini, saya ketua dewan di Kabupaten Kapuas,” katanya.
Bagi Syamsul, sosok ini tergolong spesial karena berhasil menduduki jabatan penting di Kabupaten Kapuas. Terlebih dengan latar belakang keluarga transmigran dari Jawa Tengah.
“Ini lagi kegiatan retret tapi ketemu orang spesial, warga Cilacap yang jadi Bupati di Kapuas, Kalimantan Tengah,” kata Syamsul.
Terkait alamat asal Wiyatno, bisa saja sudah mengalami perubahan. Karena pada era 80-an atau hampir, Pemerintah Kabupaten Cilacap menerapkan kebijakan pemekaran desa. Salah satunya memecah Desa Cilopadang menjadi 3, yakni Cilopadang, Padangjaya dan Padangsari. (*)
