• Kam. Jun 18th, 2026

Presiden Macron Kagumi Candi Borobudur, Puji Warisan Budaya Indonesia

Presiden Prabowo saat dampingi Presiden Macron di Borobudur. Macron kagumi Borobudur sebagai salah satu arsitektur yang menginspirasi dunia. (doc/setneg)

MAGELANG – Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak bisa sembunyikan dan kagumi Candi Borobudur. Hal ini terlihat saat mengunjungi Presiden Macron mengungujungi situs warisan dunia UNESCO tersebut bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (29/5/2025).

Usai berkeliling candi Borobudur, Macron yang kagumi Borobudur menyebutnya sebagai mahakarya spiritual dan arsitektural. Bangunan ini sekaligus mencerminkan keunggulan budaya Indonesia. Juga nilai universal dan spiritual candi yang masih relevan hingga kini.

“Borobudur bukan hanya tempat ibadah dan situs sejarah, tetapi juga simbol toleransi dan penghormatan yang disampaikan Indonesia kepada dunia,” ujar Macron.

Macron juga menekankan peran Borobudur sebagai sumber inspirasi global, tidak hanya bagi Asia Tenggara. Ia menyebut keberhasilan pelestarian candi ini sebagai bukti keberhasilan kerja sama multilateral antara Indonesia dan UNESCO.

“Ini adalah bukti keunggulan multilateralisme dan semangat kemitraan. Kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan UNESCO berhasil menjaga dan mengangkat Borobudur sebagai warisan budaya dunia,” tambahnya.

Macron menyampaikan penghormatan mendalam terhadap kekayaan sejarah dan budaya Indonesia. Ia menyebut Borobudur sebagai lambang keunggulan manusia dan simbol persatuan antarbangsa.

“Jadi di tempat inilah saya ingin menyampaikan rasa hormat kami yang mendalam, rasa kagum terhadap kekayaan sejarah artistik dan budaya Indonesia. Candi Borobudur bukan hanya monumen, melainkan lambang keunggulan manusia, sumber inspirasi untuk seluruh dunia,” ujar Macron.

Di tempat yang sama, Presiden Prabowo menekankan Indonesia menjunjung tinggi nilai toleransi dan penghormatan terhadap seluruh agama dan kepercayaan. Hal ini sesuai dengan falsafah negara yang ada dalam Pancasila.

Dia juga menyebut kunjungan ini sebagai Presiden Macron menjadi simbol eratnya kesamaan nilai-nilai kemanusiaan antara Indonesia dan Prancis.

“Indonesia dan Perancis adalah dua bangsa yang besar, yang memiliki sejarah yang panjang, budaya yang mengakar kuat, dan peradaban juga yang panjang. Kami juga memiliki semangat yang sama, nilai-nilai kemanusiaan yang sama, toleransi, menghormati warisan budaya, menghormati semua agama, kepercayaan, semua ras, semua kelompok etnis,” ucapnya. (*)

By