TIMIKA – Rabu pagi (13/08), sebuah perahu susun berpenumpang 20 orang kandas dan mati mesin di perairan Puriri Timika, tepatnya di Muara Inauga. Petugas SAR menerima laporan bahwa perahu tersebut berangkat dari Poumako menuju Agimuga sebelum mengalami masalah. Saat tiba di muara Inauga, perahu kandas dan mesin tempelnya mati. Penumpang berusaha menghidupkan mesin, tetapi gagal. Mereka kemudian menghubungi kerabat di Timika yang langsung melapor ke Kantor SAR Timika, sehingga memulai proses evakuasi 22 penumpang perahu susun.
Tim SAR Bergerak Cepat
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika I Wayan Suyatna, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery, segera mengerahkan tim SAR gabungan menggunakan RBB 600 PK menuju lokasi kejadian. Tindakan cepat ini menjadi langkah awal evakuasi 22 penumpang perahu yang terjebak di Muara Inauga.
Setibanya di lokasi, tim SAR menemukan perahu susun masih terombang-ambing di muara Inauga. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah penumpang sebenarnya 22 orang. Tim mencatat 17 penumpang telah dievakuasi oleh long boat PT Freeport Indonesia. Sementara itu, 5 penumpang lainnya masih berada di perahu. Tim Rescue RBB SAR Timika segera menuntaskan evakuasi 22 penumpang perahu susun dengan membawa lima orang yang tersisa ke dermaga SAR Timika, lalu mengantarkan mereka ke rumah masing-masing.
Dengan selesainya evakuasi 22 penumpang perahu susun yang mengalami mati mesin di Muara Inauga, tim SAR menutup operasi tersebut. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing, dan seluruh tim menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang terjalin. (*)
