• Sab. Jun 20th, 2026

Wali Murid Protes Menu MBG di Gondang, DPRD Sragen Desak Evaluasi Total

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gondang memicu gelombang kritik setelah wali murid protes menu MBG dan menilai sajian itu jauh dari standar gizi.(doc)

SRAGEN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gondang memicu gelombang kritik setelah wali murid protes menu MBG dan menilai sajian itu jauh dari standar gizi. Mereka menuntut Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengevaluasi kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gondang 1.

RW, salah satu wali murid di sekolah swasta Gondang, menyatakan kekecewaannya terhadap makanan yang diterima anaknya. Ia menilai menu seperti kentang rebus tidak layak konsumsi, ayam keras, hingga jeruk kecil dan kecut tidak memenuhi kategori makanan bergizi. “Pernah mereka memberi pisang mentah. Telurnya pun bukan telur utuh, tetapi mereka mengorak-ariknya Anak-anak jadi tidak mau makan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

RW menegaskan kualitas menu sempat membaik setelah protes, tetapi kondisi kembali turun. Ia membandingkan menu di SPPG lain yang menurutnya jauh lebih baik. “Tempat lain bisa burger, sandwich, roti bakar. Di sini? Mereka hanya menyajikan roti biasa seharga Rp3.000, lalu membungkus pisang mentah dengan plastik. Jeruknya pun kecil seperti jeruk wedang,” katanya.

Ia juga mengkritik minimnya protein hewani dalam program tersebut. Selama MBG berjalan, petugas tidak pernah menyajikan menu ikan dan sangat jarang memberikan telur utuh. “Ayamnya kecil sekali, mungkin satu ekor dibagi 16,” ucapnya. RW menambahkan bahwa aduan melalui akun resmi SPPG Gondang 1 tidak mendapat respons.

mengungkap dugaan pelanggaran administratif

Anggota DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto, membenarkan banyaknya keluhan yang masuk. Ia mengaku hampir setiap hari menerima laporan dan foto menu yang warga nilai tidak layak. Bambang bahkan mengungkap dugaan pelanggaran administratif terkait lokasi dapur SPPG Gondang 1. “Lokasinya ada di Sambungmacan, padahal portalnya di Gondang. Ini pelanggaran administratif. Kok bisa beroperasi di luar portal?” tegasnya.

Bambang meminta BGN dan pemerintah daerah mengambil langkah tegas. “Ini uang rakyat. Tidak bisa main-main. Ia menegaskan bahwa dirinya meminta SPPG Gondang 1 berhenti beroperasi sementara untuk menjalani evaluasi total,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sragen, Agustin Sri Sumiwi, menyatakan pihaknya telah menerima laporan dari wali murid protes menu MBG dan sudah meneruskan temuan tersebut kepada tim terkait untuk ditindaklanjuti. (*)

By