JAKARTA – BMKG memperingatkan perkembangan siklon Senyar di perairan timur Aceh yang berpotensi masuk ke daratan (landfall). Jika ini terjadi, maka siklon tersebut bisa menimbulkan kerusakan parah di seluruh jalur lintasan.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyatakan, siklon Senyar terus bergerak menuju daratan dan dapat memicu cuaca ekstrem.
“Senyar sedang menuju daratan Aceh dan berpotensi melakukan landfall. Jika siklon melintasi daratan, kerusakan akan lebih besar berupa hujan ekstrem dan angin kencang dapat muncul di jalur lintasan,” ujar Guswanto, Rabu (26/11/2025).
Ia menjelaskan, kemunculan siklon Senyar di Selat Malaka merupakan fenomena yang sangat jarang terjadi. BMKG terakhir mencatat kejadian serupa pada tahun 2001. Menurutnya, kondisi perairan yang hangat di kawasan tersebut memperkuat pertumbuhan siklon.
“Energi siklon ini diambil dari laut hangat Selat Malaka sehingga membuat pertumbuhan awan hujan sangat intens,” jelasnya.
BMKG mengimbau masyarakat di Aceh dan Sumatera Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan ekstrem, angin kencang, banjir, tanah longsor, serta kerusakan akibat angin dalam beberapa hari ke depan. (*)
