JAKARTA – Pada Senin (22/12/2025) dini hari, mula-mula, Bus PO Cahaya Trans mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol KM 420–200, Simpang Susun Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Akibat peristiwa tersebut, dengan demikian, oleh karena itu, dan pada akhirnya, kecelakaan itu menyebabkan belasan penumpang meninggal dunia.
Selanjutnya, berdasarkan penjelasan kepolisian, Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan bus melaju dari arah Kalikangkung menuju Krapyak. Pada saat yang sama, ketika bus melintas di jalan menikung, sopir diduga gagal mengendalikan laju kendaraan. Akibat kondisi tersebut, kemudian, bus oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan.
Setelah benturan terjadi, selanjutnya, bus terguling ke sisi kanan,” kata Yunaldi.
Selain itu, bus relasi Bogor–Yogyakarta tersebut mengangkut 34 orang, termasuk kru. Dari total tersebut, berdasarkan data sementara, sebanyak 16 penumpang meninggal dunia dan masuk dalam daftar korban kecelakaan maut. Sementara itu, di sisi lain, 18 penumpang lainnya selamat dari kecelakaan.
Seiring dengan penanganan di lokasi, pada tahap berikutnya, polisi mencatat daftar korban kecelakaan maut yang meninggal dunia dan selamat dalam peristiwa tersebut sebagai berikut:
Korban meninggal dunia:
- Sadimin (LK)
- Srihono (LK)
- Listiana (PR)
- Sugimo (LK)
- Haryadin (LK)
- Mutiara Citra Dwi Purwita (PR)
- Saguh (LK)
- Wahyu Eko Utomo (LK)
- Ngatiyem (PR)
- Erna Peny Hartari (PR)
- Yanto (LK)
- Anis Munandar (LK)
- Noviani (PR)
- Anih (PR)
- Dwi Rahayu (PR)
- Endah (PR)
Korban selamat:
- Gilang Ihsan Faruq (LK) – sopir bus
- Robi Sugianto (LK) – kernet bus
- Purwoko (LK)
- Marno (LK)
- Sutiadi Sarwono (LK)
- Nyi Mas Jihan Haswini Winahyu (PR)
- Ardi Nata Triguna (LK)
- Rujiyanti (PR)
- Prisma Andika (LK)
- Rafi Abdurrahman (LK)
- Parwono (LK)
- Ahmad Purnomo (LK)
- Hafis Ahmad (LK)
- Karnoto (LK)
- Mahija Kelana Makantar (LK)
- Hakeem Myrnago Makantar (LK)
- Aulia Denaya (PR)
- Robert Pratama Putra (LK) – sopir cadangan
Sementara itu, hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (*)
