• Jum. Jun 19th, 2026

Jalan Cor Beton Amblas Akibat Hujan Deras

Jalan berkonstruksi cor beton di Cilacap, amblas setelah turun hujan deras sejak Sabtu (15/10/2022) hingga Minggu (16/10/2022) dini hari. (doc)

CILACAP – Jalan berkonstruksi cor beton di Desa Pamulihan Kecamatan Karangpucung, Cilacap, amblas akibat guyuran hujan deras, Minggu (16/10/2022) dini hari. Untuk sementara jalan ini sulit dilalui kendaraan roda 4.

Hujan deras sejak Sabtu (15/10/2022) sore hingga Minggu dini hari, turun di wilayah Kecamatan Karangpucung dan sekitarnya. Demikian juga dengan di lokasi kejadian. Tepatnya di ruas Cirelang-Pamulihan KM 6.

Air hujan ini lalu masuk di sela-sela cor beton dan menuju bawah lapisan jalan. Akibatnya, pondasi di bawah lapisan cor beton ini penuh dengan air dan membuat tidak mampu menahan beban konstruksi diatasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Wijonardi mengatakan, jalan beton di lokasi ini lalu amblas.

“Panjang jalan cor beton yang amblas sepanjang 25 meter,” katanya.

Dia mengatakan, tanah yang menjadi pondasi jalan beton tipenya adalah daerah cadas yang mudah bergerak. Hingga tiap kali ada hujan deras, kerap muncul pergerakan tanah.

Lokasi dengan jenis tanah seperti ini, tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Karangpucung, Cilacap. Termasuk Desa Pamulihan, Ciruyung, Babakan dan sekitarnya.

“Tanah mudah bergerak karena jenisnya cadas,” kata dia.

Untuk sementara, jalan ini masih tetap bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 dan 4. Khusus kendaraan roda 4, pengemudi harus ekstra hati-hati dan menghindari titik yang amblas tersebut.

“Tapi harus sangat hati-hati,” tegasnya.

Petugas sudah memasang rambu-rambu di sekitar lokasi kejadian. Tujuannya agar bisa memberi peringatan bagi pengendara yang melintas. Untuk sementara, perbaikan masih menunggu keputusan dari dinas terkait.

Namun jika hujan kembali turun, maka jalan cor beton ini akan kembali amblas. Bahkan sangat mungkin putus total.

Pemerintah Desa Pamulihan sudah melaporkan kejadian ini ke dinas PUPR dan menyediakan batu belah untuk penanganan darurat. (*)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *