• Jum. Jun 19th, 2026
Pj Bupati Cilacap, Yunita Diah Suminar serahkan bantuan tas dan alat sekolah bagi siswa korban banjir di Cilacap, Kamis (11/5/2023). Bantuan ini berasal dari UPZ Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – 100 siswa korban banjir di Cilacap, menerima bantuan berupa tas dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Mereka menjadi korban saat banjir menerjang pusat kota Cilacap pada Kamis (27/4/2023) malam. Akibatnya, tas dan peralatan sekolah milik siswa rusak parah.

Wilayah pusat kota Cilacap, tergenang banjir akibat hujan deras, Kamis (27/4/2023) malam. Akibatnya, sejumlah kelurahan di beberapa kecamatan di pusat kota Cilacap tergenang. Rumah warga berada di Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap Utara dan Cilacap Tengah.

Banjir ini juga merendam rumah warga di wilayah itu. Akibatnya, peralatan rumah tangga dan juga alat sekolah milik siswa terendam atau rusak.

Atas kejadian ini, UPZ Dinas Pendidikan Jawa Tengah mengirimkan bantuan berupa tas dan alat tulis bagi 100 siswa SD dan SMP yang menjadi korban banjir. Pj Bupati Cilacap, Yunita Diah Suminar menyerahkan dan membagikan bantuan ini kepada siswa, Kamis (11/5/2023).

Pj Bupati mengatakan, para penerima merupakan siswa SD dan SMP yang menjadi korban banjir. Mereka berasal dari sejumlah sekolah yang ada di pusat kota Cilacap. Karena wilayah ini lah yang menjadi daerah terdampak banjir pada 27 Mei 2023.

“Anak SD dan SMP di kota karena kemarin terkena banjir,” kata Yunita.

Dia menambahkan, bantuan ini agar pendidikan di Cilacap tetap berjalan lancar. Karena pendidikan menjadi cara penting untuk mengatasi kemiskinan.

“Kunci dari kesuksesan (penangganan) kemiskinan, terlepas dari pengangguran itu, salah satunya adalah pendidikan,” katanya.

Selain itu, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian gubernur atas masalah yang menimpa anak-anak dan pendidikan di Cilacap. Meskipun pendidikan tingkat dasar dan menengah merupakan kewenangan pemerintah kabupaten atau kota. Namun demikian, gubernur tetap menaruh perhatian tiap kali ada masalah di kabupaten.

“Jadi ketika ada persoalan di kabupaten kota, sebisa mugkin Pak Gubernur hadir memberikan bantuan ke kita semua,” tegasnya. (*)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *