• Kam. Jun 18th, 2026

Agnez Mo Selamat Meski Dubai Dibombardir Rudal Iran

ilustrasi

JAKARTA – Musisi Indonesia Agnez Mo memastikan dia kondisi aman dan selamat meski puluhan rudal menghantam Dubai. Kepastian ini dia sampaikan untuk menepis kabar terkait keberadaannya di Dubai. Klarifikasi tersebut ia sampaikan langsung melalui media sosial pribadinya.

Dalam unggahannya, Agnez Mo mengaku menerima banyak pesan langsung dari penggemar dan orang-orang terdekat yang menanyakan keadaannya di Dubai.

“Hai semuanya, aku menerima begitu banyak DM dan pesan. Terima kasih sudah menanyakan kabarku. Aku aman. Aku tahu keadaan mungkin terlihat tegang di internet, tetapi tolong jangan percaya semua yang kalian lihat di media,” ujar Agnez, di akun media sosial miliknya.

Biasanya, Agnez enggan memberikan klarifikasi. Namun kali ini ia memilih berbicara karena banyak teman serta penarinya merasa khawatir setelah membaca pemberitaan yang menurutnya tidak benar.

“Banyak teman dan penari-penariku, orang-orang terdekat dalam hidupku, mengirim pesan yang sangat khawatir karena membaca berita utama yang sama sekali tidak benar,” katanya.

Dia membantah kabar yang menyebut dirinya terjebak atau berlindung akibat situasi darurat. Sebaliknya, Agnez Mo mengaku dalam keadaan baik dan tetap berada di apartemennya di Dubai.

“Jangan percaya berita utama yang mengatakan bahwa aku terjebak saat berlindung. Aku baik-baik saja. Aku di apartemenku sekarang,” ujarnya.

Sebelumnya, insiden terjadi di salah satu terminal Bandar Udara Internasional Dubai pada Minggu, (1/3/2026) dini hari waktu setempat. Pengelola bandara, Dubai Airports, melaporkan aula terminal mengalami kerusakan ringan.

Empat anggota staf mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan medis. Otoritas tidak melaporkan korban jiwa dalam insiden tersebut. Pihak bandara juga mengosongkan sebagian besar terminal sebagai langkah antisipasi dan langsung mengaktifkan prosedur darurat untuk meminimalkan risiko terhadap penumpang serta staf.

Pada periode yang sama, Kementerian Dalam Negeri Persatuan Emirat Arab mengirimkan peringatan darurat melalui pesan ponsel kepada masyarakat. Notifikasi tersebut menyebut potensi ancaman rudal dan meminta warga mencari perlindungan sambil menunggu arahan lanjutan dari otoritas. (*)

By