• Sab. Jun 20th, 2026

Bangunan Ponpes di Cilacap Ambruk Diterjang Angin Kencang, Santri Selamat

Bangunan yang menjadi ruang belajar milik salah satu ponpes di Cilacap, ambruk akibat hujan deras dan angin kencang. Tidak ada korban atas kejadian ini. (doc/istimewa)

CILACAP – Bangunan yang menjadi tempat belajar santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fakhri di Desa Karangtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, ambruk akibat terjangan hujan deras dan angin kencang pada Minggu (5/10/2025) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun beberapa santri sempat mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan atap.

Kejadian bangunan ponpes di Cilacap ambruk itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Hujan deras yang disertai angin kencang membuat tiga ruang kelas dan satu dapur tidak mampu menahan terjangan angin hingga roboh.

Ketua RT 02 RW 02 Desa Karangtengah, Ngatijo, mengatakan warga bersama santri, relawan Baznas Tanggap Bencana, dan Banser langsung bergerak membersihkan puing-puing bangunan.

“Begitu hujan deras dan angin kencang datang, santri langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri. Hari ini kami bersama relawan menyingkirkan puing bangunan dan merobohkan bagian lain yang rawan roboh,” ujar Ngatijo.

Salah satu santri, Fiki Aji Prasetiyo menuturkan, atap bangunan ambruk setelah terdengar suara petir yang sangat keras.

“Begitu plafon jatuh dan angin makin kencang, kami langsung lari keluar menyelamatkan diri,” ujarnya.

Pihak pondok pesantren segera memindahkan kegiatan belajar mengajar ke aula utama demi menjaga keselamatan santri.

Pasca kejadian, para santri bersama relawan dan warga setempat membersihkan puing bangunan di ponpes di Cilacap yang ambruk tersebut. Mereka juga menyelamatkan peralatan belajar dan buku dari bangunan gedung ponpes di Cilacap yang ambruk tersebut. (*)

By