News  

Basarnas Temukan Jenasah Korban Terseret Ombak

Basarnas bersama tim gabungan mengevakuasi jenasah terseret ombak usai berhasil temukan korban. Korban terseret ombak pada Minggu (2/10/2022). (doc)

CILACAP – Basarnas Cilacap berhasil temukan jenasah korban terseret ombak, Selasa (4/10/2022). Korban adalah Fahrul (11) yang sejak Minggu (2/10/2022) terseret ombak di Pantai Sodong Kecamatan Adipala, Cilacap. Korban merupakan anak yang tinggal di Jalan Kebun Pepaya RT 02 RW 01 Desa Kesugihan Kidul Kecamatan Kesugihan, Cilacap.

Tim Basarnas menggelar operasi pencarian sejak Minggu untuk temukan jenasah korban yang terseret ombak. Dan pada Selasa pukul 08.26 Wib oleh Tim SAR Gabungan, tim Basarnas dan SAR gabungan lainnya berhasil temukan jenasah korban terseret ombak.

Peristiwa tenggelamnya korban terjadi pada Minggu (2/10/2022), sekitar Pukul 07.00 WIB. Korban bersama 8 anak lainnya berangkat ke Pantai Sodong dari Desa Kesugihan Kidul Kecamatan Kesugihan. Mereka naik angkutan pedesaan untuk bermain di Pantai Sodong.

Setiba di sana, anak-anak ini langsung bermain di pantai. Sekitar pukul 08.15 Wib 2 anak yakni Fakrul dan Uswa terseret arus. Salah satu warga lalu berupaya menolong namun hanya bisa menyelamatkan Usma. Sementara Fahrul terseret ombak lalu dinyatakan hilang atau tenggelam di Pantai Sodong.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Adah Sudarsa melalui Komandan Tim Operasi Pencarian, Fajar Wadji mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Posisi jenasah sejauh 3 mile laut di sisi selatan lokasi kejadian.

“Jenasah langsung kita evakuasi dan dibawa ke rumah duka,” kata dia.

Dia menghimbau wisatawan dan nelayan untuk waspada jika melakukan aktifitas di pantai. Karena saat ini ada ancaman gelombang tinggi sesuai peringatan dini BMKG. Tinggi gelombang bisam mencapai antara 3 hingga 4 meter.

“Selalu hari-hati serta melihat kondisi alam, baik angin maupun ombak, mengingat di gelombang di perairan Cilacap sedang tinggi,” tegasnya. (*)