CILACAP – Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji “tiba-tiba gagu dan tak bisa bicara” ketika sudah memasuki separoh dari etape terakhir, Kamis (17/11/2022). Dia nampak haru saat memberikan keterangan kepada awak media yang sudah menunggu di kantor Camat Cimanggu.
Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengakhiri masa jabatannya dengan pulang jalan kaki ke rumahnya di Majenang. Rencana tersebut sudah tersusun rapi dan terjadwal. Termasuk mengatur lokasi istirahat dan bermalam.
Jarak antara Majenang dan Cilacap kurang lebih mencapai 80 KM. Dan perjalanan pulang bupati Cilacap dengan jalan kaki, mulai Senin (14/11/2022). Sementara titik akhir di rumah pribadi bupati di Majenang.
Sesuai dengan jadwal, rute pulang dengan jalan kaki bermula dari Pendopo Cilacap pada 14 November 2022 pukul 06.00 pagi.
Dan memasuki etape terakhir, yakni antara Karangpucung hingga Majenang, Tatto sempat beristirahat di Cimanggu. Di sana dia sudah ditunggu ratusan warga yang menunggu di tepi jalan. Termasuk sejumlah anak sekolah yang menyanyikan chant suporter sepakbola. Tatto nampak sangat sumringah dan berjoget bersama anak sekolah mengikuti hentakan drum.
Namun saat memberikan keterangan kepada media, Bupati Cilacap terlama ini tiba-tiba gagu dan mengaku tidak bisa bicara banyak. Bupati sangat irit bicara dan hanya mengaku sangat bersyukur karena memasuki etape terakhir ini masih kuat dan sehat.
“Saya tidak bisa bicara banyak. Semua sehat,” katanya singkat.
Dia mengatakan, tanggannya yang sempat terkilir pada etape ke 2 juga sudah pulih kembali.
“Sudah sembuh,” ujarnya Tatto dengan suara pelan.
“Saya sangat bahagia sekali. semua sehat, apresiasi dan antusias yang menyambut. Saya terharu. Tidak bisa ngomonglah,” tegasnya.
Kamis siang ini, Bupati Cilacap yang sempat gagu saat tiba di Cimanggu mengambil waktu berisitirahat di siang. Baru kemudian akan melanjutkan perjalanan menuju kediaman pribadi di Ciguling Desa Padangjaya Kecamatan Majenang. Ini menjadi rute terakhir prosesi bupati pulang jalan kaki dari Cilacap ke Majenang. (*)






